Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

9 Ritual Mengerikan terhadap Wanita di Seluruh Dunia, Nomor 6 Bisa Sampai Meninggal

Di era kemajuan teknologi dan ideologis ini, nampaknya tidak mungkin membayangkan bahwa mentalitas terbelakang masih ada.

Penulis: | Editor:
WITTYFEED

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di era kemajuan teknologi dan ideologis ini, nampaknya tidak mungkin membayangkan bahwa mentalitas terbelakang masih ada.

Tapi ini adalah nyata dan kedengarannya lucu.

Pada saat ilmu melompat ke sudut terjauh alam semesta, masih ada wanita yang berjuang untuk menemukan jalan mereka dalam 'dunia pria'.

Dikutip dari laman Wittyfeed, atas nama budaya, iman, dan Tuhan, wanita diperlakukan seperti tidak lebih dari sekadar barang berharga di banyak kebudayaan di seluruh dunia.

Beberapa adat istiadat yang dipaksakan pada wanita sangat kejam dan dan tidak manusiawi.

Berikut ini 9 ritual mengerikan yang dipraktikan secara brutal dan bisa membuat kamu meneteskan air mata.

1. Tato dan tindik paksa

Wittyfeed
Wittyfeed ()

Dalam budaya Amazon Paraguay dan Brasil, wanita ditato di sekujur tubuh mereka karena menarik pria, seiring bertambahnya usia memasuki siklus haid pertama mereka.

Mereka perlu ditato dengan paksa di perut, payudara, dan punggung mereka. Dan tato ini dianggap menarik secara seksual , dan bukan merupakan bentuk rasa sakit.

2. Tangisan Pernikahan

Wittyfeed
Wittyfeed ()

Di Provinsi Sichuan di Cina Barat Daya, orang-orang Tujia mempraktikkan kebiasaan aneh bersama Zuo Tang.

Menurut ritual tersbeut, para pengantin wanita perlu menangis setiap malam sebelum pernikahan mereka.

Jika calon pengantin menolak menangis, maka dia dipukuli oleh ibunya untuk membuatnya menangis karena perlu upacara pernikahan.

3. Mutilasi alat kelamin wanita

Wittyfeed
Wittyfeed ()

Gadis-gadis dari komunitas terbelakang tertentu di negara-negara seperti Somalia dan Mesir menghadapi mutilasi klitoris karena alasan yang mengejutkan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved