Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sandiaga Uno

Sulit Dimengerti - Berikut 8 Kalimat Tingkat Tinggi Sandiaga Uno yang Bikin Kamu Keringat Dingin

Kalau dilihat transkripnya, mungkin kamu tidak akan bisa menjelaskan apa yang dimaksud saat dia berbicara.

Editor:
tribunnews
Sandiaga Uno 

“Kita harus mengembalikan AKSESBELITAS
eee walaupun dalam eeee
Sebuah BALUTAN yang eee
Betul-betul Tertib
Nah ini yang lagi dikaji eee
Supaya kita tidak perlu OVER SPEKULASI
Kita tunggu designnya sekarang eee
Disinernya sekarang dan BINARTI bahwa eee Koordinasi Bina Marga lagi mencoba Menata eee mempresentasekan kepada kitabentuk desaign yang bisa ee
menghadirkan eee KEBERADILAN yang buat eee pengemudi kendaraan”

4. Konsep teduh Tanahabang

Sekarang Sandiaga Uno tengah menanggapi konsep teduh terkait penataan Tanahabang pada Minggu (9/12/2017).

Namun, saat itu Sandi tak bisa menjelaskan konsep teduh yang ingin diterapkannya.

"Pokoknya teduh, teduh itu kan enggak panas, sejuk seperti hati kita semua," ujar Sandi sambil tersenyum.

5. Konsep uang tuk kemacetan Jakarta

Konsep ini terucap oleh Sandiaga uno saat ia ditanya soal konsep untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

Sandi kemudian berbicara panjang lebar dan menyebut konsep yang tak jelas.

Konsep ini pun akhirnya menjadi bahan ejekan di media sosial.

Sandiaga di-bully habis-habisan.

Begini kalimatnya:

"Kalau yang punya uang mungkin bisa membantu untuk meringankan kemacetan di Jakarta itu dengan secara simbolis mengurangi...menambahkan kemacetan itu dengan menambah kendaraan yang ada di jalan Jakarta. Kita ke depan, masyarakat yang punya uang juga berpartisipasi, untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Itu gerakan menurut saya."

6. Penyebab banjir

Saat DKI Jakarta terkena banjir, Sandiaga Uno mengatakan bahwa banjir terjadi yang intinya karena anomali cuaca.

Namun, begini kalimatnya saat Sandi berbicara:

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved