Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wali Kota Tatong Berang Lihat Pelayanan Buruk di RSUD Kotamobagu

Tatong bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Kotamobagu mendadak melakukan apel pagi di rumah sakit.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Aldi Ponge
Wali Kota Tatong Bara bersama Kadis Kesehatan Haris Mongilong dan Direktur RSUD Kotamobagu Wahdania Mentang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara berang terhadap kinerja dan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu di Pobundayan

Senin (6/11/2017), Tatong bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Kotamobagu mendadak melakukan apel pagi di rumah sakit.

Apel tersebut diikuti oleh Direktur RSUD Kotamobagu, Wahdania Mentang, para dokter perawat serta aparatur sipil negera (ASN).

"Ada apel, tapi tetap pelayanan jalan," kata Wahdania Mentang.

Wali Kota Tatong Bara mengaku prihatin atas kejadian buruknya pelayanan kesehatan hingga ada korban jiwa karena diduga keterlambatan.

Pihaknya sudah memanggil mereka yang terlibat dalam pelayanan waktu itu untuk diinvestigasi persoalannya.

"Katanya mereka menjalankan SOP dan siap pertanggung jawabkan apa yang telah terjadi," kata Tatong.

Dia pun meminta semua pihak menyatukan pemikiran dan langkah ke depan. Jika ada pasien yang meninggal harus diketahui penyebabnya.

"Saya turun langsung ke rumah sakit tanggapi hal-hal itu agar tidak terjadi lagi ke depan. Nolkan kan masalah pelayanan prima, diutamakan tidak melihat casing orang ketika dilayani. Kami akan rutin turun ke rumah sakit," tegasnya.

Tatong berpendapat akan memperbaiki masalah pelayanan kesehatan di rumah sakit bukan terus mempolemikkan. Jika ada masalah yang harus dipertanggung jawabkan dan cari solusi bersama.

"Jangan sampai hal-hal seperti masalah pelayanan kesehatan terus diperdebatkan hingga merugikan, berilah solusi untuk penanganan," kata dia.

Wahdania Mentang, Direktur Rumah Sakit berjanji akan lebih meningkatkan pelayanan sesuai masukkan dan arahan dari Wali Kota Tatong.

"Apa yang ibu wali sampaikan merupakan masukan positif," kata Wahdania.

Pihak rumah sakit akan melakukan rapat, sidak dan pengawasan secara ketat untuk melihat keberadaan pelayanan yang dilakukan kepada pasien. Jika ditemukan ada perawat atau dokter tak masuk kerja akan menghambat pelayanan kepada pasien.

"Nah kalo ditemukan ini kami langsung beri sanksi tegas," Wahdania menandaskan.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved