Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kopi Khas Minahasa dari Perkebunan Masarang, Hanya Ada di Kedai ini

"Ciri khasnya ada rasa lemonade dan brown sugar, ini ciri khas yang tak dimiliki biji kopi lain,"

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Kedai kopi yang menyediakan Kopi Khas Minahasa 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tak sekadar berbisnis kedai kopi, Almontana  sedang berupaya memperkenalkan potensi kopi lokal agar bisa sejajar dengan merek kopi nasional yang sudah mendunia sepeti kopi Aceh Gayo, Toraja, Bali, Mandalingan atau Papua.

Ia lagi mempromosikan kopi Koya Minahasa agar lebih dikenal para pecinta kopi.

Kopi Koya Minahasa merupakan jenis kopi Arabika yang tumbuh di bukit Masarang, kopi ini dikembangkan petani asal Koya Uluna, Minahasa.

Setiap biji kopi memang punya ciri khas, begitu juga kopi Koya Minahasa ini.

"Ciri khasnya ada rasa lemonade dan brown sugar, ini ciri khas yang tak dimiliki biji kopi lain," ungkapnya.

Potensi Sulut sebagai penghasil biji kopi berkualitas cukup besar.

Secara geografis, letak Sulut ada si area yang sama dengan Sulsel dimana sejumlah daerah seperti Enrekang, Toraja, Mamasa dan Sinjai merupakan penghasil biji kopi berkualitas

"Kenapa di Sulut tidak ada satu pun biji kopi yang muncul. Kopi yang punya brand padahal potensinya sama,"ujar Almontana.

Ia punya impian suatu saat Sulut masuk indikasi geografis kopi dunia.

Ada harapan sebenarnya dari kopi Kotamobagu. Tapi secara kualitas pengolahannya belum seperti di daerah lain.

Namun potensi tetap ada dari jenis robusta, disebut biji merah. "Ini fine robusta yang bijinya besar. Punya potensi bersaing dengan kopi," ungkapnya.

Kopi Koya ini pun sudah banyak peminat, beberapa waktu lalu, pemilik kedai kopi dari Jepang membeli 1 kilogram biji kopi, selain itu kedai kopi di Jakarta yakni Gojakid dan Discuss Warung Kopi menggunakan kopi Koya

" Sekarang mereka minta lagi," ujarnya.

Persoalan saat ini, produksi petani masih terbatas, sehingga kontinuitas produk belum terjamin

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved