Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wah Ternyata Begini Cara Berdamai Dengan Kemacetan

Kemacetan memang sulit untuk dihindari, tetapi setidaknya setiap orang masih punya cara untuk “menikmatinya”.

Editor:
Kompas.com

TRIBUNMANADO.CO.ID --Warga kota-kota besar mungkin kini sedang dalam masa pasrah bila harus “tua di jalan”.

Salah satu penyebabnya adalah kemacetan lalu lintas yang semakin parah. Dampak yang paling terasa adalah turunnya produktivitas seseorang, khususnya para pelaju. 

Bayangkan saja, rata-rata seseorang harus menempuh 1,5 sampai 2 jam perjalanan dari rumah menuju kantor. Bila ditotal dengan perjalanan pulang, berarti setiap orang rata-rata berada di jalan selama 3-4 jam setiap harinya. 

Masalahnya, selama berjam-jam itu, seseorang tak bisa melaju dengan santai. Kondisi jalanan juga semrawut dan sesak oleh kendaraan lainnya.

Setiap orang mesti berangkat lebih pagi dan sampai rumah lebih malam.

Keadaan seperti ini tentu tak hanya bikin badan lelah, tetapi juga stres. 

Dampaknya terasa pada produktivitas kerja.

Sampai kantor, tubuh rasanya begitu lelah dan pikiran stres.

Sampai rumah pun begitu, orang-orang kota tak lagi punya waktu istirahat yang cukup.

Akibatnya, konsentrasi dan semangat kerja menurun. 

Meski begitu, keadaan ini tidak perlu menjadi alasan membenci kota tempat Anda tinggal.

Kemacetan memang sulit untuk dihindari, tetapi setidaknya setiap orang masih punya cara untuk “menikmatinya”.

Memilih moda transportasi paling nyaman adalah salah satu caranya. 

Berkendara dengan sepeda motor berbodi bongsor boleh dikatakan sebagai pilihan yang baik.

Alasannya, pertama, dengan mengendarai sepeda motor seseorang dapat bergerak lebih lincah di jalan meski harus berhadapan dengan macet, sehingga mampu mempersingkat waktu tempuh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved