Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Haten Bangga Bisa Ikut Angkat Eceng Gondok

Ribuan peserta Jambore Nasional (Jamnas) Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke XI Asean +3 turun bersihkan eceng gondok

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
ALPENMARTINUS

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Ribuan peserta Jambore Nasional (Jamnas) Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke XI Asean +3 turun bersihkan eceng gondok di danau Tondano, Kamis (26/10).

Dengan komando dari Tagana Pusat mereka bersama turun ke danau tanpa terkecuali baik laki-laki maupun perempuan, bahkan ada yang tak segan menyebur ke danau Tondano untuk mencabuti eceng gondok yang sudah padat di pinggir danau.

Ada juga yang menggunakan bambu dan alat penggaruk untuk mengangkat Enceng gondok yang sudah dicabuti untuk diangkat ke darat.

Banyak sekali peserta yang mengangkat tanpa peralatan apapun, namun semangat mereka membuat bekerja tanpa peralatan tidak menjadi alasan.

Cukup banyak yang berhasil di angkat meski wilayahnya tidak terlalu luas, jika diperkirakan bisa mencapai puluhan ton jumlahnya.

Kegiatan pengangkatan eceng gondok ini sebenarnya sudah dilakukan selama dua hari sejak kemarin, dan semuanya dilakukan dengan suka rela oleh peserta Tagana, ada juga dari TNI yang ikut bersama.

Meski hanya menggunakan peralatan sederhana namun Haten Pakaya peserta Jamnas dan semua Tagana lainnya mengaku senang bisa mengambil bagian untuk melestarikan danau Tondano.

"Meskipun tidak banyak kami bangga bisa ikut membersihkan dan mengangkat eceng gondok dari danau Tondano," jelasnya.

Ia berharap masyarakat dan pemerintah Kabupaten Minahasa juga bisa bersama melakukan pembersihan."Kalau diatur jadwal untuk pengangkatan eceng gondok pasti lama kelamaan bisa habis juga," jelasnya.

Melestarikan danau Tondano merupakan tanggungjawab bersama."Sebenarnya danau ini sangat bagus sehingga harus dilestarikan, jika tidak lama kelamaan bisa semakin dangkal dan habis," jelasnya.

Sementara melakukan pembersihan, perwakilan dari negara Jepang, Philipina, Kamboja, Malaysia, Brunei Darussalam bersama Harry Hikmat Dirjen Bantuan dan Jaminan Sosial Kemensos RI bersama jajaran dtaang memantau.

Bahkan saat berada di lokasi, peserta Jamnas menemukan jaring yang berisi beberapa ekor lobster air tawar, mereka memegang dan memamerkan hasil tangkapan tersebut.

"Kegiatan ini sebagai simbol kehadiran Tagana di tengah masyarakat, kita tidak ingin hanya buat ramai tanpa ada manfaat yang nyata untuk masyarakat, pengangkatan eceng gondok ini juga mengimbau atau mengajak masyarakat secara simbolis bisa melaksanakan kegiatan seperti ini yang punya jiwa kerelawanan sosial bisa berbuat sesuatu sekecil apapun," jelasnya.

Ia menjelaskan, memang Tagana tidak bisa mengangkat 100 persen eceng gondok tapi ini bisa menggugah masyarakat agar bisa berbuat lebih baik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved