Dirjen Harry Periksa Barisan Apel Tagana Pakai Bendi
Harry Hikmat Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI naik bendi saat melakukan pemeriksaan barisan pada pelaksanaan apel Jambore
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO-Harry Hikmat Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI naik bendi saat melakukan pemeriksaan barisan pada pelaksanaan apel Jambore Nasional (Jamnas) Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke XI Asean +3, di lapangan Sam Ratulangi Tondano, Kamis (26/10).
Apel tersebut nampak dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandou bersama jajaran dinas, Bupati Minahasa Jantje Sajow dan wakilnya, beberapa Gubernur dari daerah lain, Bupati serta wali kota dari daerah di Indonesia, serta wakil Bupati dan Wakil Wali Kota se Indonesia, perwakilan dari negara Kamboja, Filipina, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Jepang, BRI Sulut, Forkopimda Minahasa, Dinsos se Indonesia, serta undangan lain, dan para peserta Jamnas.
Namun sebelum apel, peserta Jamnas datang ke lokasi apel dari Stadion Maesa dengan melakukan parade, selama parade warga disajikan dengan pertunjukkan tarian kawasaran sebagai pemimpin parade, diikuti drum band dari IPDN Tampusu, kemudian peserta Jamnas ada yang membawa Panji Tagana, mengenakan pakaian adat, serta peserta yang menggunakan seragam Tagana, diikuti oleh pawai kendaraan dinas.
Sampai di Taman God Bless Minahasa peserta Jamnas langsung berbaris dan dilaksanakan pra apel, dengan berbagai kegiatan berupa penyerahan penghargaan, pengumuman pemenang lomba, hingga beberapa sambutan.
Aksi drum band IPDN menjadi hiburan pembuka pra apel. Penghargaan diberikan kepada seluruh kepala daerah atau perwakilan yang hadir.
Selain itu Bupati Minahasa, Wakil Wali Kota Tomohon, dan Wali Kota Pangkal Pinang dikukuhkan menjadi pembina Tagana di daerah masing-masing.
Juga diserahkan piala kepada pemenang lomba yang digelar oleh Tagana RI setelah diumumkan yaitu lomba water rescue dimenangkan oleh Kalimantan Selatan, disusul Sulawesi Tengah, dan Jatim.
Lomba manajemen shelter dimenangkan oleh Kalimantan Selatan, disusun oleh Jawa Timur, dan Kepri. Lomba Posko dimenangkan oleh Jawa Tengah, posisi ke dua Sumatera Utara, dan Jawa Barat. Lomba layanan dukungan dimenangkan oleh Jawa Barat, kemudian DKI, dan Jawa Timur, sedangkan untuk lomba dapur umum dimenangkan oleh Jawa Timur, disusul oleh Gorontalo, dan DKI pada posisi ke tiga, dengan demikian Jatim ditetapkan sebagai juara umum.
Sementara untuk Tagana berprestasi dari tujuh nominasi berhasil diraih oleh Priyo Prasojo dari Jatim, disusul Sukamdi dari Jateng, dan Dedi Turjana dari Jabar.
Selain itu, Minahasa diberikan satu mobil dapur umum dan dua motor trail Tagana, juga kepada Kota Tomohon diberikan satu mobil dapur umum dan satu motor trail Tagana, sebagai bentuk apresiasi terhadap tuan rumah.
Kusir bendi di Minahasa juga diberikan bantuan berupa jeket, serta warga yang pernah terkena bencana yang sudah terdata diberikan bantuan untuk belanja keperluan pasca bencana alam.
Dalam sambutannya wakil Gubernur Sulut Steven Kandou menjelaskan sangat bersyukur sehingga boleh berkumpul bersama di Kabupaten Minahasa. Ia pun mengungkapkan selamat datang.
"Apresiasi kepada Manteri, dirham yang memberikan kesempatan sebagai tuan rumah semoga bukan yang pertama dan terakhir tapi kalau bisa buat di sini saja," jelasnya
Ia berharap agar kegiatan Jamnas semakin mempererat persatuan dan NKRI harus dijaga bersama."Semoga melalui Jamnas bisa menambah pengalaman dan ilmu terhadap penanggulangan bencana, kami Sulut potensi bencananya lengkap, kami merasa senang dan bahagia paling tidak bisa meningkatkan kesadaran kami akan perlunya peran aktif masyarakat untuk penanggulangan bencana," jelas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/harry-hikmat_20171026_232436.jpg)