Breaking News:

Bisa Sebabkan Kematian, Virus Hog Cholera Serang Ternak Babi di Bolmong

Ratusan hewan ternak Babi di Kota Kotamobagu di vaksin anti virus Hog Cholera

CHRISTIANWAYONGKERE
Ratusan hewan ternak Babi di Kota Kotamobagu di vaksin anti virus Hog Cholera 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan hewan ternak Babi di Kota Kotamobagu di vaksin anti virus Hog Cholera atau sampar Babi, oleh Dinas pertanian dan perikanan setempat.

Kepala Dinas melalui kepala seksi kesehatan hewan Samsul Lasena S.Pt kepada Tribun Manado Minggu (22/10) mengatakan pelaksanaan pemberian vaksil dilakukan mulai tangal 10, 17, 12 Oktober dan 18,19 dan 20 Oktober 2017 disejumlah Kelurahan.

"Pemberian vaksin untuk membebaskan Sulut dari penyakit Hog Cholera, dilakukan serantak di seluruh Indonesia oleh pemerintah pusat bekerjasama dengan Balau besar Veteriner Maros," kata Samsul.

Dijelaskannya, pemberian vaksin Hog Cholera dilakukan karena produk daging hewan dari Provinsi Sulut tidak bisa keluar daerah karena di Sulut berkempang penyakit ini atau yang dikenal dengan nama Sampar Baru.

Pelaksanaan sendiri oleh pemerintah diberi waktu selama dua bulan, setelah dilaksanakan Balai besar Veteriner Maros akan turun melakukan pengambilan sampel di Kota Kabupaten se Indonesia.

"Nantinya balai besar Veteriner akan mengecek mana daerah yang maksimal melakukan vaksin. Di Kota Kotamobagu sudah melakukan disejumlah wilayah yang memiliki tempat peternakan hewan Babi," jelasnya.

Adapun lokasi yang sudah ada akan dilaksanakan vaksinasi di Tumuboi, Gogagoman di Dayanan, Sinindian, Kotamobagu, Katulidan, Kopandakan, Poyowa Kecil dan Lorong Talenta.

"Untuk Kotamobagu belum terindikasi adanya virus Hog Cholera, kendala bagi kami petugas vaksinator saat turun ke lokasi masyarakat dan wilayah yang punya populasi ternak hewan Babi enggan di vaksin karena mereka tau Kotamobagu tidak ada virus itu.

Mereka bertanya kenapa nanti sekarang ditanyakan sehingga dijelaskan ini merupakan program pembebasan Hog cholera di Sulut," tukasnya. Sementara itu menurut seorang vaksinator untuk pelaksanaan vaksin Hog cholera untuk ternak babi yang dipelihara lama dan berusia dibawah tiga bulan.

"Di vaksin supaya tahun 2018 Indonesia bebas Hog Cholera karena jika ada pada Babi akan terkena juga pada manusia, khusus untuk Babi lama kelamaan akan meninggal," kata Moody seorang vaksinator.

Terpisah peternak Babi mengaku pelaksanaan vaksin Hog cholera sangat senang. "Disisi lain pelaksanaan ini dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan," Arnold Kuhu (crz)

Wilayah Pelaksanaan Vaksinas Hog Cholera di Kotamobagu

Kelurahan Tumuboi 95 Ekor,
Kelurahan Kotamobagu 45 Ekor,
Kelurahan Sinindian 20 Ekor,
Desa Poyowa Kecil 38 Ekor,
Kelurahan Kotabangon 21 Ekor,
Kelurahan Gogagoman 126 Ekor, Kelurahan Biga 8 Ekor

*) Sumber: Dinas Pertanian dan Perikanan, Bidang Peternakan

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved