Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

(Torang Kanal) Virginia Mokodongan: Tak Ada dendam Apalagi Sakit Hati

"Bercandanya saling membela figur yang didukung masing-masing. Biasanya lewat personal atau candaan lewat Facebook,"

Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Virginia Mokodongan 

Laporan Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Pilkada sering menjadikan suasana memanas, saling ejek-ejekan atau sekedar gurauan mengiringi setiap pesta demokrasi.

Begitu diakui gadis cantik bernama Virginia Mokodongan, ia mengaku jelang Pilkada sering bercanda dengan teman.

"Bercandanya saling membela figur yang didukung masing-masing. Biasanya lewat personal atau candaan lewat Facebook," katanya.

Gadis Kelahiran Kotamobagu 03 Juni 1995 ini mengaku hal tersebut sudah biasa.

"Kadang memang sampai ada yang tersinggung. Tapi sudah dianggap biasa habis itu langsung baikan," jelasnya.

Anak dari Refly Mokodongan dan Syeni Mawikeri ini mengaku bahwa hal tersebut hanya bagian-bagian kecil saat Pilkada.

"Tapi usai Pilkada semua kembali normal, tak ada yang dendam apalagi sakit hati. Sebab hal seperti itu sudah biasa, dukungan wajar saja jangan terlalu fanatik," jelas Mahasiswi Universitas Sam Ratulangi ini.

Ia pun berharap agar saat Pilkada semua berjalan baik, begitu juga hubungan antar pendukung.

"Jangan karena bedah dukungan sampai merusak tali persaudaraan atau persahabatan. Jadi pendukung bijak saja dan jangan mudah terpancing," tandas gadis yang hobi olahraga ini.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved