Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Istri Ke Kebun, Sang Suami Malah Lakukan Hal Ini Ke Anak Gadisnya

Pelakupun memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya dengan mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri.

Editor:
Net
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sukron Bin Saidin Ali (37) warga dusun III desa Hidup Baru kecamatan Benakat kabupaten Muara enim Sumatera Selatan diringkus oleh jajaran Polsek Gunung Megang karena mencabuli anak kandungnya sendiri, Kamis, (12/10).

Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku sejak korban sebut saja Bunga yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri berumur 11 tahun.

Peristiwa tersebut dilakukan pada tahun 2012 di pondok kebun yang berlokasi di desa transmigrasi hidup baru benakat.

Saat itu ibu korban yang tak lain adalah istri pelaku sedang mandi, melihat kemolekan tubuh korban, pelakupun tiba-tiba berpura-pura minta pijat pada putri sulungnya tersebut.

Tak lama berselang, pelakupun memaksa korban dan mencabuli korban menggunakan jari pelaku yang di masukan ke dalam kemaluan korban.

Sebulan kemudian pelaku mengulangi perbuatannya terhadap korban, saat itu korban sedang mencuci piring sementara ibu korban sedang menyadap karet di kebun.

Pelakupun memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya dengan mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri.

Tak hanya itu saja pelaku juga mengancam korban jika tidak mau melayani maka pelaku akan menghabisi nyawa korban, ibu korban dan adik-adik korban.

Karena ketakutan korbanpun menuruti kemauan pelaku, tak berhenti di situ saja, pelakupun nyaris setiap hari memaksa korban melayaninya di saat ibu korban tidak berada di rumah hingga korban berusia 16 tahun.

Pada 29 Mei 2017 yang lalu, perbuatan pelakupun diketahui oleh ibu korban, dimana perbuatan pelaku terungkap karena ibu korban curiga dengan gerak-gerik pelaku yang sering mendadak pulang kerumah di saat mereka sedang pergi ke kebun.

Ibu korbanpun menanyai korban tapi korban tidak menjawab karena ada pelaku sehingga korban merasa ketakutan.

Sore harinya korban kerumah neneknya, namun dijemput oleh pelaku, saat diajak pelaku pulang, tiba-tiba korban menolak dan mengatakan takut pada pelaku, kesal karena tak mau diajak pulang, pelakupun memukul korban dan langsung pulang.

Setelah pelaku pulang korban menceritakan semua yang dialaminya pada nenek korban dan mengaku bahwa pelaku sering memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya dan apabila korban menolak pelaku akan menghabisi korban dan keluarga korban.

Sontak saja hal itu membuat geram nenek korban dan memberitahu ibu korban tentang apa yang telah di alami korban, betapa terkejutnya ibu korban.

Tak terima dengan perbuatan pelaku kemudian ibu korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gunung Megang untuk ditindak lanjuti.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved