Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mitra - Alamak! 4.200 Buku di Perpustakaan Nganggur, Kok Bisa?

Buku-buku di Perpustakaan Dinas Kearsipan berjejer rapi di dalam lemari. Ruangan terlihat sedikit gelap dan sepi,

Penulis: | Editor: Siti Nurjanah
TRIBUNMANADO/VALDY SUAK
Suasana perpustakaan di kantor Kearsipan Kabupaten Minahasa Tenggara tampak sepi. Tak ada lagi yang rutin datang membaca buku disini, foto diambil Senin (09/10). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Buku-buku di Perpustakaan Dinas Kearsipan berjejer rapi di dalam lemari.

Ruangan terlihat sedikit gelap dan sepi, hanya satu pegawai Dinas terlihat duduk di ruangan perpustakaan.

Keadaan ini diakui Saul Arikalang kepala Dinas Kearsipan tampak setiap hari. Hanya sesekali orang datang membaca.

"Paling hanya orang kantor, itupun hanya satu dua orang tapi jarang," katanya.

Dia mengatakan, Perpustakaan milik Pemerintah itu menyediakan kurang lebih 4.200 namun sudah jarang dibaca atau nganggur.

"Iya sudah jarang dibaca, tak ada lagi peminat," akunya.

Menurutnya, lokasih yang kurang strategis mungkin menjadi alasan kurangnya pembaca.

"Bedakan kalau kita ada di pusat kota. Dan mungkin ini pengaruh teknologi yang semakin canggih," akunya.

Meski begitu ia berharap masih masyarakat untuk gemar membaca.

"Terlebih bagi para siswa, sebab tidak semua yang ada di buku ada di Internet begitu sebaliknya," ungkap Arikalang.

Sementara itu Karin Mangowal salah satu Siswa SMA mengaku lebih memilih mencari informasi lewat internet.

"Soalnya lebih praktis, kalau mau ke perpustakaan harus cari lagi buku," jelasnya.

Tak hanya itu saja, mencari informasi terkait tugas di internet bisa dilakukan dimana saja.

"Termasuk di rumah, jadi tak perlu lagi ke perpustakaan," bebernya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved