Kotamobagu - Heboh! Gerombolan Orang Serba Putih 'Serbu' Apotek di Kotamobagu

Sejumlah tukang bentor dan warga sekitar Apotek di Kota Kotamobagu dibuat kaget dan bertanya-tanya,

Kotamobagu - Heboh! Gerombolan Orang Serba Putih 'Serbu' Apotek di Kotamobagu
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Petugas gabungan dari BNNK Bolmong, Dinkes Kota Kotamobagu, Sub Denpom Bolmong dan Satuan Narkoba Polres Bolmong menyisir sejumlah apotik di Kota Kotamobagu untuk menggantisipasi peredaran dan penyalahgunaan obat PCC 

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah tukang bentor dan warga sekitar Apotek di Kota Kotamobagu dibuat kaget dan bertanya-tanya, saat gerombolan orang berpakaian putih mendadak masuk kedalam apotik, Rabu (27/9).

"Kiapa ini, ada apa kang (Kenapa ini, ada apa ini ya)," cetus seorang ibu disamping Apotik di bilangan jalan Ade Irma.

Dia pun berlari dari tempatnya berjualan menuju apotik untuk mengetahui apa yang terjadi.

Sementara para pebentor yang biasa mangkal didepan Apotik di Kelurahan Kotamobagu Kecamatan Kotamobagu Barat mempertanyakan geliat kawanan orang yang masuk secara bersama kedalam apotik.

"Ada kasus, kasus apa?," cetus seorang pebentor.

Setelah diberi pemahaman dan penjelasan mereka pun tau.

Dibagian akhir merekapun berfoto bersama dengan segerombolan orang itu.

Rabu kemarin tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bolmong, Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, Satuan Narkoba Polres Bolmong, Sub Denpom Bolmong dan instansi terkait lainnya melakukan operasi peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang khususnya PCC (Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol).

"Operasi ini untuk pengamanan tindak kriminal terhadap penggunaan obat yang tidak sesuai penggunaannya terhadap konsumen, apakah ada obat keras dijual bebas, peruntukannya tidak sesuai. Dilihat obat masuk dan keluar penggunaan tidak sesuai masuk lima butir keluar enam butir itu yang ditelusuri," jelas Drg Haris Mongilong Kadis Kesehatan Kota Kotamobagu.

Beruntung hasil operasi yang dilakukan tim gabungan di sembilan Apotik di Kota Kotamobagu belum ditemukan pil obat PCC.

Obat PCC jenis coprasedol adalah obat depresan namun jika digunakan melebihi dosis sebabkan kematian.

"Intinya supaya konsumen terjaga dalam menggunaan obat dan tidak bebas beli obat keras sehingga dilakukanlah operasi seperti ini untuk mendungan warga, apotik dan praktek dokter yang melakukan pelayanan kesehatan. Jika ditemukan Apotek yang menjual akan cabut izin prakteknya karena itu obat sudah dilarang," tandasnya.

Terpisah Kepala BNNK Bolmong AKBP Yuli Setiawan dalam keterangannya, untuk pengawasan dan tindakan yang dilakukan di wilayah Bolmong Raya terus bekerja sama dengan dinas Kesehatan serta balai pengawasan obat dan makanan (BPOM) untuk melakukan operasi dan rahasia serta detensi dini peredaran obat PCC.

"Pengguna maupun penjual yang terindikasi dengan obat PCC ini belum ditemukan," kata Setiawan.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved