Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dua Pejabat Polri Terima Gelar Adat Mongondow

Gelar adat Mongondow diberikan kepada dua pejabat Polisi Republik Indonesia (Polri).

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
CHRISTIAN WAYONGKERE
Kapolres Bolmong AKBP Gani F Siahaan SIK MH menerima gelar adat Mongondow dari aliansi masyarakat adat Bolmong 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gelar adat Mongondow diberikan kepada dua pejabat Polisi Republik Indonesia (Polri).

Adalah AKBP Faisol Wahyudi SIK mantan kepala kepolisian Resor (Kapolres) Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan SIK MH, menerima gelar itu saat pelaksanaan kenal pamit Kapolres di Ballroom Hotel Sutan Raja Senin kemarin.

Menurut aliansi masyarakat adat Bolaang Mongondow raya (Amabom) untuk kepada mantan Kapolres diberikan Pitoy Simala, Pomilatan kon Banday atau melepaskan selendang adat yang selanjutnya disematkan pada Kapolres Bolmong yang baru pak Gani sebagai Simbol kepemimpinan di Polres Bolmong dan mendapat gelar Adat Ki Bandanganan.

"Jadi untuk pemberian Simala pertanda orang yang diberikan pak Faisol Wahyudi pekerja keras dan panutan jajarannya. Kemudian pemindahan salempang sebagai panutan dan sesepuh adat Amabom," jelas Ati Ginoga pelaksana adat kepada Tribun Manado, Selasa (26/9).

Selain itu, nuasa adat ditandai dengan pemberian Kabela atau wadah tempat sirih pinang kepada istri mantan kapolres Lilis Faisol Wahyudi SE, sebagai pertanda yang menerima merupakan orang tua perempuan adat di BMR. "Bila nanti penerima gelar kembali bertugas di BMR akan tetap diterima oleh seluruh masyarakat yang ada," tukasnya.

Selain itu nuansa adat juga sangat kental saat pelaksanaan prosesi penyambutan Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan di Mako Polres Bolmong. Adalah Adat Ituitum permintaan doa, Tuitan Tari Kabasaran dan tarian Kabela.

"Permintaan doa ditujukan kepada orang yang baru pertama kali datang di tanah Bolaang Mongondow," kata Abdul Rahman Mamonto lembaga ada BMR dan pimpinan sanggar Bogani. 

Menurut Mamonto perayaan adat Mongondow seperti ini sering dilakukan pada penjemputan tamu, peletakan batu pertama bangunan dan pesta. Terpisah Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan mengaku bangga dan terkesima dengan adat Mongondow.

"Saya bangga dan berterima kasih atas sambutan adat dan gelar adat yang diberikan pada saya," kata mantan Kasubdi Tipidkor Polda Sulut.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved