Astaga! Tak Ada Stok Obat di Puskesmas Mitra, Kok Bisa?
Kekecewaan dikatakan Harry Karwur, warga Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Minggu (24/09).
Penulis: | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado Valdy Suak
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kekecewaan dikatakan Harry Karwur, warga Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Minggu (24/09).
Hal itu disebabkan tak maksimalnya pelayanan Puskesmas Tombatu Timur.
Sebab saat kerabatnya Lin Kindangen berobat, pihak Puskesmas meminta agar membeli obat diluar.
"Kata mereka obat di Puskesmas sudah habis. Saya kasihan sebab yang berobat juga sudah lansia," katanya.
Hal itu membuatnya sebagai warga kecewa atas pelayanan Puskesmas.
"Rata-rata masyarakat yang ke Puskesmas sudah memiliki BPJS. Dan kita sebelum sakit sudah bayar, seharusnya diusahakan untuk pelayanan," jelasnya.
Ia pun berharap agar pihak Dinas Kesehatan memperhatikan hal tersebut.
"Jangan selalu saat berobat kami dikecewakan oleh pihak tertentu," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut Rinny Tamuntuan kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) membenarkan bahwa stok obat di Puskesmas habis.
Dikatakannya, kekosongan stok obat dibeberapa Puskesmas bukan ada unsur kesengajaan.
"Tapi ada permasalahan teknis dalam pengadaan obat, sebab menggunakan sistem e-katalog," jelasnya.
Meski begitu ia mengaku tetap berupaya untuk menangani masalah tersebut.
"Jadi kita upayakan melakukan pengadaan secara manual," ungkapnya
Ia pun memastikan pekan depan stok obat di Puskesmas sudah tersedia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-obat_20170924_164656.jpg)