Olly Pertemukan Tiga Kubu di UKIT, Akankah Konflik Berlanjut?
Merasa keberadaan Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) penting bagi perkembangan dunia pendidikan di Sulut.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Siti Nurjanah
TRIBUNMANADO.CO.ID ‑ Merasa keberadaan Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) penting bagi perkembangan dunia pendidikan di Sulut.
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey turun langsung membantu menyelesaikan konflik di universitas ini.
Gubernur Olly mengundang semua pihak, apalagi UKIT kini terpecah tiga, UKIT YPTK, UKIT AZR Wenas versi Joppie Pangemanan dan UKIT AZR Wenas versi Sandra Korua.
Terkait hal ini, Selasa (19/8), Olly mengundang UKIT YPTK, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan tertutup yang menghadirkan BPMS Sinode GMIM.
Seusai pertemuan, Olly tak banyak bicara ke media.
"Saya cuma mediator. Masalah UKIT nanti Sinode GMIM yang selesaikan," kata Olly ketika diwawancarai Tribun Manado di Pelabuhan Bitung, Rabu (20/9).
Sementara itu, Pdt Lucky Rumopa MTeol, staf khusus bidang komunikasi Gubernur Sulut, mengakui ada pertemuan Olly dengan Pimpinan Sinode GMIM.
Kesimpulannya, penyelesaian masalah ini akan diserahkan ke pemilik UKIT yakni GMIM yang representasinya adalah BPMS Sinode GMIM.
"Lembaga pendidikan diangkat sesuai degan statuta berdasarkan proses Undang-Undang Yayasan. Yayasan itu ada pemiliknya. Inti utama adalah persoalan UKIT kembali kepada pemilik," ujar Rumopa.
Semua persoalan yang mengemuka selama ini nanti akan kembali ke titik awal.
"Mulai dari nol lagi," kata dia.
Nanti rencananya akan diadakan pemilihan Rektor ulang.
"Pemilihan dengan status yang ada," katanya.
Terpisah Wakil Rektor III UKIT YPTK, Gandra Tambingon mengatakan, secara pribadi dia terus berjuang agar perguruan tinggi kebanggaan warga GMIM ini bisa bersatu lagi.
Satu diantaranya ikut melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey untuk mencari solusi terbaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/universitas-kristen-indonesia-tomohon-ukit_20170921_073935.jpg)