Hingga Juli Ada 106 Kasus Rabies di Bolmong
Hingga Juli 2017, sudah ada 109 kasus rabies di Bolaang Mongondow. Dinas Kesehatan meminta agar masyarakat waspada dengan penyakit menyebar ini.
Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Hingga Juli 2017, sudah ada 109 kasus rabies di Bolaang Mongondow. Dinas Kesehatan meminta agar masyarakat waspada dengan penyakit menyebar ini.
Wiyono, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular, Penyakit Tidak Meluar, Kesehatan Jiwa mengatakan angka ini tergolong tinggi dan memang lagi tren saat ini. "Alhamdullilah sudah tertangani dan tak ada yang fatal," ujarnya Jumat (1/9).
Di Bolmong ada tim gerak cepat penanganan rabies, kolaborasi Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan. Kedua lembaga ini menurutnya harus bekerja bersama. "Tak bisa hanya satu saja yang bekerja," ujarnya.
Pengobatan warga yang terkena virus ini masuk dalam program JKN dan DAK. Vaksin ini kewajiban puskesmas karena masuk layanan tahap satu.
"Kalau di dinas bersifat stok. Bagi yang tak mampu, gratis. Tapi warga yang mampu harus beli sendiri. Vaksinnya itu seharga Rp 600 ribu," ucapnya.
Wiyono mengimbau warga yang digigit anjing rabies segera melapor ke puskesmas terdekat. Entah digigit anjing atau terkena liur manusia yang telah positif. "Agar bisa segera ditangani, sebelum terlambat," pungkasnya. (fin)