Kadin Data Potensi IKM di Sulut
Kamar Dagang dan Industri Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) mendata Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menghasilkan produk berkualitas.
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Kamar Dagang dan Industri Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) mendata Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menghasilkan produk berkualitas.
Dengan demikian diharapkan bisa bersaing dengan produk dari luar.
"Pendataan kami lakukan terhadap UMKM yang memiliki produk berkualitas," ujar Wakil Ketua Kadin Sulut, Ivanry Matu, Rabu (23/8/2017).
Pendataan yang dilakukan sampai dengan akhir 2017, sehingga nantinya jika telah selesai dilakukan akan disiknronisasikan dengan kebijakan paket ekonomi pemerintah, yakni UMKM potensi ekspor. Namun demikian sampai saat ini pendataan masih terus dilakukan.
Nantinya bila UMKM Sulut bisa melakukan ekspor produknya dengan memanfaatkan berbagai kebijakan pemerintah.
Apalagi Manado-Bitung memiliki letak yang strategis akan memiliki dampak yang cukup besar bagi perekonomian Sulut.
Untuk itu UMKM di Sulut diharapkan bukan hanya naik kelas saja, melainkan juga mampu menghasilkan produk yang memiliki kualitas tinggi, apalagi saat ini pasar terbuka lebar.
Terpisah, Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan IKM Disperindag Sulut, Alwy Pontoh mengungkapkan mendorong agar IKM meningkatkan kuantitas dan kualitas produknya. Apalagi di Sulut kunjungan wisatawan terus meningkat setiap waktunya.
"IKM di Sulut harus meningkatkan kualitas dan kuantitasnya, karena saat ini peluang pemasaran semakin luas," ujarnya.
Apalagi sejak dibukanya penerbangan carter Manado-Tiongkok permintaan produk IKM, khususnya pangan semakin meningkat. Ini tentu saja memberikan angin segar bagi IKM di Sulut karena permintaan yang tinggi dan juga meningkatkan kesejahteraan.
Terlebih, Wisman Tiongkok memiliki pola makan hampir sama dengan Sulut sehingga mempermudah IKM untuk memasarkan produknya. Untuk itu peluang ini harus dimanfaatkan dengan baik.
Jangan sampai nantinya justru diambil dari luar daerah, karena melihat kesempatan tersebut.