Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kondisi Kapal Super Jorok, Penuturan Petugas Kesehatan Pelabuhan Bitung Ini Bikin Merinding

Tak hanya narkoba dan senjata ilegal. Penyakit berbahaya rawan juga rawan masuk pelabuhan Bitung.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG -   Tak hanya narkoba dan senjata ilegal. Penyakit berbahaya rawan juga rawan masuk pelabuhan Bitung.

Hal tersebut dimungkinkan oleh kotornya sejumlah kapal yang merapat di pelabuhan Bitung.

Penelusuran Tribun Manado menemukan banyak kapal dalam kategori super jorok. Dapur yang mestinya steril dipenuhi kecoa

Tikus lalu lalang di atas meja. Sampah mudah ditemui di lantai.  Jangan ditanya kondisi toilet. Kotor serta air sering macet.

Seorang petugas pernah terkejut sewaktu membuka piring di dapur dan menemukan kecoa

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bitung Pingkan Pijoh membenarkan banyak kapal sangat kotor.

"Ditemui kecoa dalam dapur, banyak pula tikus, toilet juga kotor," kata dia.

Sebut Pijoh, aparatnya sering kewalahan membersihkan kapal saking kotornya. Sialnya, jumlah aparat tak banyak.

"Hanya 54 untuk seluruh Sulut ini, 3 petugas untuk satu kapal," kata dia.

Menurut Pijoh, tak mudah petugas melakukan pembersihan. Mereka mesti menaiki  perahu taksi menuju 
kapal di tengah laut. 

"Mereka harus bersusah payah menaiki kapal," kata dia.

Pijoh membeber, kondisi tersebut menyebabkan kapal rawan jadi sarang penyakit. 

Menurut Pijoh, kapal kotor umumnya kapal lokal. 

"Jika kapal asing biasanya lebih bersih," kata dia. 

Pijoh menegaskan, sesuai aturan, kapal yang kotor tak bisa masuk atau berangkat karena berpotensi membawa penyakit. Ia mengakui adanya celah  yang bisa digunakan kapal dan petugas untuk bermain.

"Mencegah itu ke depan kita akan pakai aplikasi internet dengan begitu akan mengurangi peluang itu," kata dia.

Pijoh menyatakan pihaknya terus berbenah seiring dijadikannya pelabuhan Bitung sebagai IHP.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved