Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Narapidana di Bitung Ini Punya Kisah Romantis Selama Dipenjara

Sebanyak sembilan narapidana Lapas Kelas 2 B Tewaan Bitung menghirup udara bebas di hari peringatan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2017.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS

Laporan wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG -  Sebanyak  sembilan narapidana Lapas Kelas 2 B Tewaan Bitung menghirup udara bebas di hari peringatan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2017.

Mereka mendapat remisi bebas dari pemerintah.  Tujuh napi langsung bebas, sedang dua lainnya masih merampungkan hukuman subsider.

Satu diantara napi yang bebas  adalah Majerisdo Posumah (21).

Risdo - panggilan akrabnya - mewakili rekan - rekannya dalam penyerahan remisi secara simbolis oleh Walikota Bitung Max Lomban.

Risdo nampak agak gugup.  Pipinya bersemu merah ketika Lomban menasehatinya dengan bercanda.

Remaja pendiam ini ternyata punya kisah romantis selama di penjara.  Dijebloskan ke dalam penjara tak membuat Risdo dibenci sang pacar.

Malah dia kian disayang pacarnya.  

"Saya kira cinta kami sudah berakhir, ternyata malah makin kuat," beber dia.

Dikatakan Risdo sang pacar kerap mengunjunginya. Pacar Risdo membawa makanan kesukaannya.

"Ia juga kerap menasehati saya," kata dia.

Nasehat sang pacar, aku dia,  turut membantunya melalui masa - masa sulit di penjara. Tembok penjara kerap membawakan rasa tak berdaya bagi Risdo.

"Jika ia datang saya tenang," kata dia.

Setelah bebas, Risdo sudah  memantapkan tekad untuk membina hubungan lebih serius dengan pacarnya.

"Saya tak sabar memeluknya," kata dia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved