Industri Mikro dan Kecil Sulut Turun -5,39 Persen
"Untuk produksi industri manufaktur mikro dan kecil Sulut turun sebesar -5,39 persen jika dibandingkan dengan produksi pada Triwulan I di tahun 2017,"
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Produksi industri manufaktur mikro dan kecil Sulawesi Utara (Sulut) Triwulan II 2017 mengalami penurunan sebesar -5,39 persen jika dibandingkan dengan produksi pada Triwulan I di tahun 2017 (qtoq).
"Untuk produksi industri manufaktur mikro dan kecil Sulut turun sebesar -5,39 persen jika dibandingkan dengan produksi pada Triwulan I di tahun 2017 (qtoq)," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Moh Edi Mahmud, Jumat (4/8/2017).
Keadaan yang berbeda terjadi pada Triwulan II tahun 2017 terhadap Triwulan II tahun 2016 (y-on-y) yang mengalami peningkatan sebesar 0,79 persen.
Sedangkan besaran penurunan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Sulut pada Triwulan II 2017 jika dibandingkan dengan Triwulan I tahun 2017 (q-to-q), dipengaruhi oleh turunnya secara signifikan pertumbuhan produksi pada beberapa jenis industri antara lain, industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki, barang kimia dan barang dari bahan kimia.
Selain itu, industri furnitur, alat angkutan lainnya, makanan, minuman, Kayu, barang dari kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya.
Besarnya penurunan produksi di masing-masing jenis industri tersebut berkisar antara -2,83 persen sampai -33,96 persen.
Secara nasional, produksi industri Manufaktur Mikro dan Kecil Triwulan II tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 1,64 persen jika dibandingkan Triwulan I t 2017 (q to q).