Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalur Hijau Boulevard Minim Taman Bunga

Jalur hijau Boulevard tak sehijau nama julukannya. Jalur tempat jejeran taman di tepi Jalan Piere Tendean itu tak terawat.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Penertiban kawasan jalur hijar Manado. foto beberapa waktu lalu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jalur hijau Boulevard tak sehijau nama julukannya. Jalur tempat jejeran taman di tepi Jalan Piere Tendean itu tak terawat.

Tak nampak selayaknya taman dengan rumput hijau, bunga bermekaran, dan ditumbuhi pohon perindang.

Jalur hijau sebuah program Pemkot Manado untuk mengubah wajah kota yang sedang getol-getolnya mempromosikan pariwisata.

Sejak program ini bergulir beberapa tahun silam, Pemerintah sampai menggusur rumah dan lahan warga di tepi jalan. Sayang realisasinya memiriskan.

Pantauan Tribun Manado, jalur itu berjejer, dari Jembatan Sario hingga belakang Multi Mart. Hampir sepanjang area Boulevard on Bisnis, di sisi pemukiman warga tepatnya dari Tituwungen, sampai Wenang Selatan.

Pemerintah membangun semacam median berbentuk lahan kecil selebar kurang lebih 1 meter. Lahan itu masih satu bagian dengan predesterian.

Memang jalur ini sudah ditanami pohon perindang.

Hanya saja penataan taman seperti rumput hijau dan tanaman bunga masih minim.

Sepanjang lokasi pantauan Tribun Manado, sebagian besar tak terawat. Namun ada beberapa titik, taman bunga sudah ditata dengan apik lengkap dengan papan imbauan untuk merawat taman.

Sisa lainnya, tak terawat, ditumbuhi ilalang, jadi tempat bakar sampah, bahkan sudah ada yang rusak.

Hendrik Maleke, Warga Wenang Selatan mengungkapkan, sejak awal memang jalur hijau ini kurang perawatan. Di lokasi depan kantornya, jalur hijaunya sudah berantakan.

"Dulu ada pohon, dua atau tiga, tapi sudah mati," ujarnya.

Selain kurang perawatan, jalur hijau juga sering jadi korban ulah iseng tangan jahil

"Ada bunga baru ditanam mati diinjak," kata dia.

Selama tinggal di tepi jalur hijau, Hendrik mengaku, belum pernah menyaksikan ada petugas yang turun tangan melakukan perawatan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved