Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Meninggal Karena 'Collapse By Design', Ini Kata Psikolog

Namun, ternyata istilah 'collapse by design' yang dilontarkan oleh sang ayah untuk menjelaskan kematian Oka bikin bingung netizen.

Editor: Fransiska_Noel
instagram
Selebgram Karin Novilda alias Awkarin merayakan ulang tahun Oka di atas pusara mantan kekasihnya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ayah dari almarhum CEO Takis Entertaiment, Oka Mahendra Putra mengklarifikasi kabar putranya meninggal lantaran bunuh diri.

Ia juga mengungkap selama dua bulan, kekasih selebgram Karin Novilda alias Awkarin itu lebih sering merenung dan enggan menyantap apapun.

"Oh, no no no! (tidak bunuh diri)," kata ayah Oka ditemui usai pemakaman sang putra di komplek pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Rabu (19/7/2017).

Pria yang saat pemakaman mengenakan baju putih dan memakai kaca mata bening itu, hanya mengisyaratkan Oka seakan terbebani akan sesuatu.

"Dia collapse by design, karena teman-temannya," lanjut dia.

Selama dua bulan terakhir, kata sang ayah, Oka memang murung.

Pria 22 tahun itu enggan menyantap apapun.

"Ya sakit, dua bulan nggak mau makan. Makannya sedikit sekali. Itu saja," lanjutnya.

Mata ayah Oka terlihat sembab, namun tetap terlihat mimik wajah ramah saat berbicara.

Netizen kebingungan

Namun, ternyata istilah 'collapse by design' yang dilontarkan oleh sang ayah untuk menjelaskan kematian Oka bikin bingung netizen.

Ekspresi kebingungan tersebut dilontarkan mereka melalui komentar-komentar di linimasa jejaring sosial Twitter.

Salah satunya netizen pengguna akun Twitter @jnajian.

"Bapak dari mantannya awkarin bilang kalo anaknya mati ga bunuh diri tapi collapse by design. Ukara uopo kuii ha?!! Runtuh gara gara desain?" kicaunya.

Pun demikian selebtwit senior @ndorokakung pun ikut angkat bicara terkait istilah tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved