Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rektor Gunadarma Sebut Aksi Bully Mahasiswanya Cuma Becandaan, Picu Kecaman Keras

Salah satu netizen mengatakan bahwa jika memang itu candaan, artinya sudah kelewatan dan sangat rendahan.

Editor: Fransiska_Noel
Instagram
farhan 

Ketiga pelaku merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi angkatan 2016, masing-masing berinisial AA, PDP, dan YII.

Wakil Rektor III Universitas Gunadarma Irwan Bastian menyampaikan, pihaknya belum memberikan sanksi karena masih melakukan pemeriksaan.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan terhadap para pelaku, korban, maupun saksi yang melihat kejadian itu.

Dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan sejauh ini, kata Irwan, peristiwa bullying terjadi di Kampus Universitas Gunadarma yang beralamat di Kepala Dua, Depok pada Jumat (14/7/2017) sore.

Menurut Irwan, para pelaku mengaku aksi yang mereka lakukan tidak terencana dan hanya merupakan aksi bercanda yang sifatnya spontan.

"Berdasarkan pengakuan para mahasiswa yang ada dalam video, mereka tidak bermaksud mem-bully. Akan tetapi hanya bercanda kepada sesama teman sekelas," ujar Irwan di Kampus Universitas Gunadarma, Jalan Margonda, Depok, Selasa (18/7/2017).

"Dari keterangan yang kami peroleh, kejadian dalam video tersebut tidak melalui proses perencanaan. Artinya berlangsung secara cepat dan spontan," sambung dia.

Terkait masalah ini, Irwan menyatakan bahwa pihaknya segera menyelesaikannya.

Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa yang menjadi korban bullying bukanlah anak berkebutuhan khusus.

Adapun bullying di Kampus Universitas Gunadarma berawal dari beredarnya sebuah video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan aksi bullying kepada seorang anak di kampus tersebut.

Rekaman ini ramai beredar di media sosial dan menjadi viral.

Dalam video tersebut, tas korban ditarik oleh seorang mahasiswa.

Pengakuan Sosok Diduga Perekam Aksi Bullying di Gunadarma, Identitas Pelaku Terbongkar!

Korban pun berusaha untuk melepaskan diri hingga terhuyung.

Akhirnya, si korban berhasil lepas dan sempat melemparkan tong sampah kepada pelaku.

Pada keterangan video itu disebutkan bahwa korban merupakan anak dengan autisme.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved