JS Serukan JWS Cabup Tunggal PDIP
Ibarat gadis cantik, PDI-Perjuangan jadi rebutan bakal calon kepala daerah sebagai kendaraan politik.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Ibarat gadis cantik, PDI-Perjuangan jadi rebutan bakal calon kepala daerah sebagai kendaraan politik.
Kader internal maupun eksternal pun bersaing ketat merebut jatah kursi calon dari partai berlambang banteng moncong putih.
Tak terkecuali di Kabupaten Minahasa dan Minahasa Tenggara.
Kedua petahana, Bupati Mitra James Sumendap (JS) dan Bupati Minahasa Janjte Wowiling Sajow (JWS) kompak menyerukan rencana penetapan calon tunggal PDI-Perjuangan.
Seruan itu diungkapkan keduanya ketika kongko ngopi bersama sejumlah kepala daerah di Heine Hotel and Resto Jalan Sam Ratulangi, Manado, Jumat pekan lalu.
Ada Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, JS, JWS, Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara.
Usai pertemuan itu, JS sontak berseru mendukung JWS untuk dicalonkan PDI-Perjuangan di Minahasa. "Siapa yang tak dukung JWS di Minahasa keluar," ungkapnya di hadapan tamu resto.
Seruan ini memang beda dengan isu yang berhembus belakangan soal keretakan hubungan dua elite PDI-Perjuangan ini di internal partai. JWS dan JS pun terlibat perang urat syaraf soal tapal batas Minahasa-Mitra di Gunung Potong.
Namun kedua elite partai itu membantah retak. Mereka malah saling dukung. Termasuk saling dukung untuk bisa diusung di pilkada 2018 mendatang.
"PDI-Perjuangan calon tunggal," ungkap Sumendap di hadapan wartawan. "JWS di Minahasa dan JS di Mitra," katanya lagi.
Siapa lagi, kata Sumendap, yang pantas diusung PDI-Perjuangan selain kadernya sendiri. "Siapa lagi kalau bukan incumbent (petahana), sekaligus ketua partai," sebutnya.
JS, Ketua DPC PDIP Mitra sekaligus petahana. Begitu pun JWS, Ketua DPC PDIP Minahasa.
JS begitu percaya diri diusung PDI-Perjuangan. Begitu pun JWS meski isu surveinya 'terjun bebas' mencuat belakangan ini.
Bahkan Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey mewajibkan mantan kader Partai Golkar itu meraih 33 persen hasil survei.
JWS pun menyambut isu itu dengan enteng. Dia yakin meraih hasil survei tertinggi. "Kita sudah bicara di 60 persen, bukan 33 persen lagi," sebut JWS.
Di kesempatan itu, JWS dan JS membantah isu keratakan soal tapal batas. Menurutnya hanya ada miskomunikasi di tataran pejabat bawahan mereka. *
STORY HIGHLIGHTS
* Ngopi bersama sejumlah kepala daerah di Heine Hotel and Resto Jalan Sam Ratulangi, Manado, Jumat pekan lalu.
* Ada Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, JS, JWS, Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara
* Kita sudah bicara di 60 persen, bukan 33 persen lagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sahabat-jws2_20160507_192448.jpg)