PPP Ingin Koalisi Hadapi Pilkada Serentak
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Minahasa siap berkoalisi dengan partai lain untuk mendukung calon bupati.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Minahasa siap berkoalisi dengan partai lain untuk mendukung calon bupati dan wakil bupati bertarung di pilkada 2018.
Keinginan berkoalisi itu menjadi satu di antara topik pembicaraan Musyawarah Cabang (Muscab) PPP kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.
Musda diikuti oleh PPP dari Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, dan Minahasa Tenggara yang digelar di hotel Tondano, Rabu (12/7). Minahasa sebagai tuan rumah.
Sekretaris wilayah PPP Sulut Agus Abdullah mengatakan, pelaksanaan Muscab ini berlangsung di semua kabupaten dan kota berdasarkan amanah AD/ART partai dan pada kesempatan.
Muscab tersebut dilaksanakan sebab semua ketua DPC di daerah se-Sulut sudah habis masa jabatannya, sehingga pengurus PPP Sulut wajib mengadakan pergantian.
"Sebab partai kami bakal mengikuti verifikasi partai politik di bulan November nanti, agar benar siap," ujar Abdullah.
Ia menambahkan, terkait Pilkada 2018 meski tidak ada kursi dari parlemen, namun PPP tetap harus memberikan dukungan kepada calon bupati dan wakil bupati dengan kata lain harus koalisi.
"Kami juga sudah membahas pilkada serentak yang ada di kabupaten dan kota di Sulut, dan di Minahasa sudah pasti kami akan mendukung partai lain," jelasnya.
Namun menurutnya, akan menunggu terbentuknya pengurus terlebih dahulu, setelah itu baru akan menentukan sikap untuk partai atau calon mana yang akan didukung.
Sementara Rusli Pikoli satu kandidat yang bakal diusung sebagai Ketua DPC PPP Minahasa mengatakan sangat mengapresiasi atas pelaksanaan pergantian pengurus baru di Minahasa.
"Semoga pelaksanaan Muscab kali ini berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin dan anggotanya saling bersinergi dengan sesama DPC Minahasa dan provinsi," ujar dia. *