Dianggarkan Senilai Rp 9,6 Miliar, Pasar Belang Tak Kunjung Dibangun
"Satu dua hari ini akan dikerjakan, kan penetapan tanggal pengerjaan bukan langsung dikerjakan begitu saja,"
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Liputan Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Sebuah Baliho yang mulai rusak terpampang di depan pasar di Desa Borgo, Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Tulisan dalam baliho menyebutkan pengerjaan pasar tersebut mulai Februari 2017. Namun, hingga Juli pembangunan fisik baik luar dan dalam pasar belum terlihat.
Padahal pedagang pasar tersebut yang pindah sementara, menunggu pembangunan kembali pasar senilai Rp 9,6 Miliar itu.
Warga dan pedagang pun menagih janji Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Mitra.
"Kan tertulis pengerjaan Februari tapi sampai saat ini belum juga dikerjakan," ujar Yeni Piri, warga Belang pada Selasa (4/7/2017).
Warga kesulitan berbelanja ke pasar sementara, sehingga berharap pasar tersebut segera dibangun.
"Pasar sementara jauh dan pembeli harus naik bentor bolak-balik. Kalau di pasar lama lebih mudah karena bisa jalan kaki, sebab berada di pinggir jalan," jelasnya.
Suharto, pedagang pasar memilih tetap bertahan di lokasi pasar yang direncanakan akan direnvosi tersebut.
"Saya tetap bertahan menunggu sampai pembangunan pasar berjalan," katanya.
Dia mengungkapkan banyak pembeli memilih berbelanja di tempat tersebut dibanding pasar sementara.
"Sebab pasar sementara jauh, dan itu hanya kemauan beberapa pedagang untuk ke sana," jelasnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Marie Makalow mengatakan dalam waktu dekat pasar akan segera dibangun.
"Satu dua hari ini akan dikerjakan, kan penetapan tanggal pengerjaan bukan langsung dikerjakan begitu saja," ujarnya dengan nada meninggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pasar-belang_20170704_150201.jpg)