Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Negara Belarus Tertarik Tuna dari Sulut

Vladimir Lopato Zagorsky Ambassador of the republic of Belarus tertarik dengan ikan Tuna asal provinsi Sulut.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
CHRISTIAN WAYONGKERE
Gubernur Sulut dan Vladimir Lopato Zagorsky Ambassador of the Republic of Belarus 

  

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Vladimir Lopato Zagorsky Ambassador of the Republic of Belarus tertarik dengan ikan Tuna asal provinsi Sulut.

Ini diungkapkannya usai bertemu Gubernur Sulut Olly Dondokambey di ruang kerjanya, Selasa kemarin. "Pasar untuk ikan tuna sangat besar di kesatuan ekonomi Euro Asia ada 180 juta orang terdiri dari Belarusia, Rusia, Kazakstan, Kirigistan dan Lituania produk ikan Tuna bisa masuk dalam pasar yang sangat besar," tutur Vladimir melalui penterjemah kemarin.

Produktifitas ikan Tuna di Belarusia marketnya belum besar sehingga berminat sekali untuk beli ikan Tuna di dari Indonesia. Dijelaskannya selain ikan Tuna dalam pembicaraan pemerintah Belarusia dengan pemerintah Provinsi Sulut dibahas mengenai alat untuk pertanian yaitu traktor.

Di Belarusia ada perusahan traktor dengan produksi kualitas tinggi dengan harga rendah dibandingkan pesaing lainnya.

"Dengan berbagai peralatan mesin traktor dari Belarusia kami bisa membantu petani yang ada di Sulut," tambahnya.

Baik Sulut dan Belarusia memiliki potensi yang luar biasa untuk kerjasama dibidang perdagangan dan pariwisata. Bisa tingkatkan pasokan peralatan pertanian, juga beli ikan selain Tuna, ikan Sinamons dan ikan lainnya.

"Di negara kami juga ada perusahan yang bisa membangun pembangkit listrik. Juga potensi luar biasa di sektor pariwisata banyak spot diving yang luar biasa akan tarik wisatawan dari Belarusia ke Sulut," janjinya.

Untuk meweujudkan kerjasama ini pemerintah Belarus tahun ini akan memberikan fasilitas bebas Visa untuk warga Indonesia selama lima hari berkunjung ke Belarus tanpa Visa, selain itu tujuannta meningkatkan jumlah pertukaran wisatawan kedua negara.

"Kami undang pak gubernur akhir tahun ini berkunjunh ke Belarus dengan rencana melakukan pertukaran delgasi bisnis karena Oktober 2017 ada sidang komisi bersama antar Indonesia dan Belarus di Jakarta Sulut bisa ikut dalam kegiatannya," pungkasnya.

Olly Dondokambey merespons baik penjajakan kerjasama dengan pemerintah Belarus. "Kami akan bangun kerjasama terus," kata Olly.

Mengenai ikan Tuna sendiri sangat bagus prospeknya karena selama ini Belarus membeli ikan Tuna  diproduksi Bali baru kirim ke Belarus.

"Mereka ingin eksport langsung ikan Tuna Kaleng ke negara. Untuk itu mengenai perikanan pihaknya mau biacara dengan Menko Maritim dan Menteri KKP agar didorong sektor perikanan jangan dibatasi," jelasnya. Sementara untuk pembangkit listrik Sulut sangat membutuhkan, begitu juga dengan alat pertanian yang murah tapi berkualitas.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved