Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Beber Alasan Pemutusan Hubungan Diplomatik dengan Qatar

Menteri Luar Negeri Arab Saudi mendesak Qatar untuk berhenti mendukung kelompok-kelompok ekstremis.

Editor: Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Luar Negeri Arab Saudi mendesak Qatar untuk berhenti mendukung kelompok-kelompok ekstremis.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Yaman, Libya, Maladewa, dan Bahrain menyatakan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar, Senin (5/6/2017).

Pemutusan hubungan diplomatik itu dilakukan atas alasan Qatar selama ini mendukung terorisme.

Menurut Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir, tindakan pemutusan hubungan diplomatik yang dilakukan terhadap Qatar bukan untuk sekadar menyiksa negara tersebut.

Hal itu mengingat krisis hubungan diplomatik yang dihadapi Qatar membuat negara itu terancam krisis makanan dan akses perbatasan.

(Baca: Alkitab dan Foto Paus Dibakar, Warga Muslim Filipina Kecam Keras Perusakan Gereja di Marawi)

"Kami ingin Qatar mengimplementasikan janjinya beberapa tahun lalu, terkait dukungannya terhadap kelompok-kelompok ekstremis," kata Adel Al-Jubeir, Kamis (8/7/2017).

"Kami mengambil langkah yang cukup menyiksa ini supaya Qatar paham bahwa kebijakan-kebijakan (yang mendukung ekstremis) itu tak sesuai dan harus diubah," katanya.

Adel Al-Jubeir juga mengatakan bahwa mengganggu pemerintahan Palestina dan Mesir melalui dukungannya pada kelompok-kelompok seperti Hamas dan Ikhwanul Muslimin.

"Arab Saudi berpikir (dukungan itu) tidak baik. Qatar harus menghentikan kebijakan tersebut demi berkontribusi dalam kestabilitasan Timur Tengah," ucap Adel Al-Jubeir.

Arab Saudi juga meyakini langkah blokade air, darat, dan udara yang diberlakukan terhadap Qatar akan cukup membuat Qatar kembali ke jalan yang benar.

Sebelumnya, Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya sempat dikritik oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas pemutusan hubungan diplomatik yang dilakukan.

"Saya ingin menegaskan secara jelas bahwa Turki tak menyetujui segala bentuk sanksi yang diberikan terhadap Qatar," ucap Erdogan.

"Hal-hal seperti ini, yang terjadi di saat kita membutuhkan solidaritas dan kerja sama yang erat, tak baik untuk negara manapun di Timur Tengah," katanya lagi.

Erdogan juga melakukan upaya diplomatik untuk meredam situasi antara Qatar dan negara-negara Arab yang menuduh Qatar mendukung terorisme.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved