CTI-CFF Deklarasi laut bebas dari Sampah di Sulut
Dalam rangka memperingati Coral Triangle (CT) Day 9 juni 2017, sekretariat Regional CTI-CFF menggelar kegiatan seminar dengan tema Curbing Marine
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dalam rangka memperingati Coral Triangle (CT) Day 9 juni 2017, sekretariat Regional CTI-CFF menggelar kegiatan seminar dengan tema Curbing Marine Debris – Reduce Your Plastic Waste di Lantai 4, Sekretariat Regional CTI-CFF, CTI Centre, Manado, Rabu (7/6).
Acara di mulai pukul 09.00 Wita, dihadiri oleh sekretariat CTI-CFF, DKP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), perwakilan pelajar SMK, SMA, perwakilan mahasiswa, dosen Politeknik Bitung dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Widi Pratikto, selaku executive director sekretariat regional CTI-CFF itu mengatakan, kegiatan tersebut berlangsung setiap tahun.
"Untuk dua tahun berturut-turut ini kami memilih tema sampah dengan pertimbangan tiga dari enam Negara anggota CTI-CFF, diantaranya Indonesia dan Malaysia yang merupakan penyumbang sampah plastik terbersar di dunia," ungkapnya.
Ia mengatakan, selain kegiatan seminar dan pembekalan materi dari dinas kelautan dan perikanan Sulut, mereka juga melakukan penandatanganan deklarasi laut bebas sampah.
Penandatangan deklarasi tersebut melibatkan kepala dinas kelautan dan perikanan, executive direksi CTI-CFF, dekan Unsrat, pelajar SMA, SMK dan perwakilan mahasiswa politeknik Bitung dan Unsrat.
Ronald Sorongan, selaku kepala dinas kelautan dan perikanan Sulut mengatakan, dengan tidak membuang sampah di laut akan menyelamatkan jutaan biota laut.
"Kalau perlu kita hilangkan kantung dan wadah berbahan plastik. Sebab, plastik akan lama teruarai. Ketika terurai zat kimia kandungan dari plastik tersebut akan membahayakan biota laut," ungkapnya. (ana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/banyak-pakaian-bekas-dan-plastik-10penyelam-bersihkan-dasar-laut-bunaken_20170407_173718.jpg)