Jelang Pemakaman, Jenazah Yana Zein 'Menemui Hambatan'
Yana Zein sempat dijuluki Ratu Sinetron. Beragam akting dan drama pun dijalaninya.
Di sana, sejumlah wartawan membantu membawa keranda berisi jenazah Yana Zein dari mobil ambulans hingga masjid.
Ternyata sesungguhnya sang ayah ingin jenazah Yana Zein disalatkan di Masjid Jami Persatuan, Cinere.
Alhasil, setelah disalatkan di Masjid Baiturrahman, jenazah Yana Zein pun dibawa ke Masjid Jami Persatuan untuk kembali disalatkan.
Tibalah saatnya jenazah dibawa ke pemakaman untuk diantar ke tempat peristirahatan terakhir.
Sejumlah awak media kembali membantu memanggul keranda jenazah Yana Zein dari mobil ambulans hingga liang lahat yang letaknya cukup jauh dari pintu masuk pemakaman.
Sementara itu, ayah Yana Zein tak ikut menggandar keranda anaknya.
Tak sampai di sini. Jenazah tak dapat segera dimakamkan tatkala masalah kembali terjadi.
Ternyata belum terdapat papan nisan dan pihak keluarga menganggap ukuran liang lahat kurang tepat.
Ayah Yana Zein juga bersikeras tak turun ke liang lahat untuk mengantar putrinya.
Akhirnya, tiga laki-laki membopong jenazah Yana Zein dan meletakkannya ke liang lahat.
Setelahnya pun ayah Yana Zein tak kunjung melantunkan azan untuk sang putri hingga seorang kerabat mengambil alih hal itu.
Barulah ketika makam rampung ditimbun tanah, ayah Yana Zein menyampaikan kata-katanya untuk para hadirin.
Kemudian, putri sulung Yana Zein, Aurelia Callista Carilla (13), menyampaikan kata-katanya untuk kerabat, sahabat, serta awak media yang hadir.
Mengenakan gaun hitam, putri sulung Yana Zein tersebut mula-mula melangkah tepat ke sebelah makam ibundanya.
Dengan ekspresi tegar dan tenang, Rilla, panggilan akrabnya, menyapa semua yang hadir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pemakaman-yana-zein_20170603_090450.jpg)