Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gatot Nurmantyo Dijukan jadi Cawapres Joko Widodo

Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan bahwa kualitas kepemimpinan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo sudah sangat teruji.

Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, terkait penanganan kasus pengadaan helikopter AugustaWestland (AW)-101 yang diliai terlalu mahal, Jumat (26/5/2017). Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengumumkan tiga tersangka dari militer yang merugikan negara sebesar Rp 220 miliar, sedangkan KPK saat ini sedang dalam tahap penyelidikan untuk mengejar pihak sipil yang diduga terlibat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan bahwa kualitas kepemimpinan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo sudah sangat teruji.

Karenanya, ia  menganggap Gatot layak dan sangat mumpuni maju menjadi calon wakil Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang.

"Panglima TNI kan sudah melalui suatu proses yang boleh dikatakan seleksi kepemimpinannya sudah teruji lah," kata Akbar di kantor DPP Perindo, Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Akbar mengatakan, ia memilih nama Gatot untuk mendampingi Jokowi bukan karena alasan sembarangan. Menurut dia, Gatot punya posisi yang penting dan strategis saat ini sehingga layak menjadi calon nomor orang dua di Indonesia.

"Saya pilih yang konteks Indonesia. Panglima TNI itu posisi yang penting dan sangat strategis. Dalam konteks itu kalau dia (Gatot) disebut-sebut sebagai calon wakil presiden ya wajar saja. Itu posisi yang tinggi sebagai Panglima TNI," kata Akbar.

Meski demikian, Akbar mengakui ia punya hubungan yang cukup dekat dengan Gatot, termasuk dengan istri orang nomor satu di militer Indonesia tersebut.

"Secara pribadi kami dekat. Dia kan orang Solo. Dengan istri saya apalagi. Dengan istri beliau (Gatot) juga dekat. Itu saja," ujar Akbar.

Sebelumnya, pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Balikpapan, 21-23 Mei 2017 lalu. Akbar menilai Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memiliki modal yang cukup mumpuni sebagai calon wakil presiden.

"Dia punya potensi menjadi calon Wakil Presiden," ujar Akbar, Selasa (23/5/2017).

Posisi Gatot yang telah menjabat sebagai Panglima TNI menurut Akbar sudah menjadi jaminan untuk diperhitungkan sebagai cawapres. Ia juga mengaku sudah pernah mendengar wacana Gatot sebagai calon wakil presiden.

"Saya sudah pernah mendengar nama beliau sebagai calon Wakil Presiden," kata Akbar.

Berita ini sudah tayang di www.tribunnews.com dengan judul: Sudah Teruji, Alasan Akbar Tandjung Ajukan Gatot Jadi Cawapres Jokowi

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved