Bom Meledak di Dekat Kedutaan Jerman di Kabul, 49 Orang Dinyatakan Meninggal
Setidaknya 49 orang tewas setelah bom mobil meledak di dekat Kedutaan Besar Prancis dan Jerman di Kabul, Rabu (31/5/2017).
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Setidaknya 49 orang tewas setelah bom mobil meledak di dekat Kedutaan Besar Prancis dan Jerman di Kabul, Rabu (31/5/2017).
Dikutip dari laman Metro.co.uk, sebuah ledakan besar mengguncang kawasan diplomatik pada jam sibuk di pagi hari.
Mayat-mayat mengotori tempat kejadian dan asap tebal menjulang dari daerah tersebut.
Saksi mata menggambarkan puluhan mobil yang memadatai jalan karena korban luka yang terluka dan anak sekolah yang panik mencari keselamatan, serta pria dan wanita berjuang melewati pos pemeriksaan keamanan untuk mencari orang yang dicintai.
Belum jelas apa targetnya. Namun serangan tersebut menggarisbawahi keresahan spiral di Afghanistan, di mana sebuah militer yang dilanda oleh korban jiwa dan desersi yang terus berjuang untuk mengalahkan gerilyawan tersebut.
Lebih dari sepertiga negara berada di luar kendali pemerintah.
Lebih dari satu jam setelah ledakan tersebut, ambulans masih membawa orang-orang yang terluka ke rumah sakit karena petugas pemadam kebakaran berjuang mengendalikan blazes di beberapa bangunan.
Juru bicara kementerian kesehatan Waheed Majroh mengatakan setidaknya 49 orang telah terbunuh dan 320 lainnya terluka.
Angka-angka ini sesuai dengan konfirmasi oleh petugas kesehatan kedua dan kantor media pemerintah.
Pihak berwenang memperingatkan bahwa jumlah korban masih bisa meningkat.
"Mereka masih membawa mayat dan melukai orang ke rumah sakit," kata juru bicara kementerian kesehatan senior Ismael Kawoosi.
Kementerian dalam negeri memanggil penduduk Kabul untuk mendonorkan darah karena banyak yang membutuhkan darah.
Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa ini, namun serangan tersebut terjadi saat Taliban bangkit meningkatkan serangan musim semi tahunan mereka.
Kelompok Negara Islam tersebut juga mengklaim bertanggung jawab atas beberapa pemboman baru-baru ini di ibukota Afghanistan, termasuk sebuah ledakan kuat yang menargetkan sebuah konvoi NATO lapis baja yang menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 28 orang pada tanggal 3 Mei.
Najib Denmark, juru bicara kementerian dalam negeri, mengatakan temuan awal menunjukkan bahwa itu adalah bom truk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-ledakan_20170531_163058.jpg)