Dandim Sentil Listrik dan Agraria di Harkitnas
Komandan Kodim 1302 Minahasa Letkol Inf Nixon Purnama pimpin upacara bendera memperingati Harkitnas.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Komandan Kodim 1302 Minahasa Letkol Inf Nixon Purnama pimpin upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-109 tahun 2017 di Lapangan Upacara Pemkab Minahasa, Senin (22/5).
Hadir Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang, Asisten Administrasi Umum Hetty Rumagit, staf ahli Bupati, pejabat eselon II dan seluruh Aparatur Sipil Negara, prajurit Kodim 1302 Minahasa, siswa dan undangan lainnya.
Dandim membacakan sambutan dari
Menteri Komunikasi dan Informatika RI. Kata dia, semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar sampai sekarang untuk menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa. Menurut Dandim, presiden telah mencanangkan penekanan khusus pada semua aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan dengan membangun Indonesia dari pinggiran, membangun dan memperkuat desa-desa dengan pendapatan penduduk 40 persen (indeks kesenjangan). Pemerataan dilakukan agar tidak ada jurang yang membatasi kita.
Tema peringantan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini 'Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan
Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional' adalah pesan yang tepat dan tidak hanya tertanam dalam hati, namun juga segera diwujudkan melalui strategi, kebijakan, dan implementasi dalam pelayanan kepada masyarakat dan bangsa.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor. Sektor kelistrikan misalnya pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2.500 desa yang belum mendapat aliran listrik.
Subsidi listrik difokuskan pada masyarakat menengah ke bawah, sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik tahun 2016 sebesar Rp 12 triliun dialihkan untuk menunjungan sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.
Dalam bidang agraria juga telah diluncurkan kebijakan pemerataan ekonomi yang bertumpu pada tiga pilar yaitu lahan, kesempatan, dan SDM.
"Kebijakan ini menitikberatkan pada reformasi agraria, pemerintah juga melakukan upaya pemerataan disektor Kominfo melalui program palapa ring agar keberadaan internet berkecepatan tinggi (broadband) dapat dinikmati secara luas," jelasnya.
Kita harus berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa di tengah gempuran lawan-lawan yang bisa jadi makin tak kasat mata, justru karena itulah maka kita tak boleh meninggalkan orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial.
"Semoga kita bisa meniti ombak besar perubahan digital dengan selamat dan sentosa bagi orientasi pelayanan pada masyarakat, hanya dengan semangat untuk tidak meninggalkan satu orang pun tercecer dalam gerbong pembangunan maka Negara Kesatuan Republik Indonesia ini akan tetap jaya," ujar Dandim. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/upacara-harkitnas_20170522_220714.jpg)