Tribun Manado TV
(VIDEO) Ada 80 Anak Menerima Komuni Pertama di Paroki Watutumou
Misa Sambut Baru, penerimaan komuni pertama di Paroki Santa Ursula Watutumou, Kalawat, Minggu (30/4/2017) berlangsung hikmat namun meriah.
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Misa Sambut Baru, penerimaan komuni pertama di Paroki Santa Ursula Watutumou, Kalawat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (30/4/2017) berlangsung hikmat namun meriah.
Liturgi sakral untuk 80 penerima sambut baru, di antaranya 41 perempuan dan 39 laki-laki, tampak mengagumkan.
Sementara lagu misanya diiringi Musim Bambu Tara-Tara.
"Luar biasa," kata Maria Moningka, mewakili orang tua penerima sambut baru saat ungkapan hati selesai misa.
Pastor Joseph Ansow, Pastor Paroki Santa ursula Watutumou, dalam renungannya awalnya menyapa anak-anak.
Ia menanyakan kesiapan mereka menerima komuni dan mereka menyatakan siap.
Dalam renungannya, ia mengatakan bacaan-bacaan di hari itu mengajak untuk merenungkan arti komuni.
Komuni dalam bahasa Latin disebut communio.
"Bagi kita communio ialah Gereja yang merupakan umat beriman.
"Gereja itu kepalanya adalah Kritus karena itu disebut Tubuh Mistik Kristus," katanya.
Gereja yang dimaksud itu bukanlah perkumpulan sosial.
Gereja yang dimaksud ialah Tubuh Kristus sendiri.
"Kita hidup bersama Kristus dan Kristus bersama kita.
"Bukankah darah dalam piala itu merupakan persekutuan kita dengan Tubuh Kristus dan roti itu ialah persekutuan kita dengan Tubuh Kristus," katanya.