Tribun Manado TV
(VIDEO) Di Sulawesi Utara Anak-anak Bermain di Halaman Masjid dan Gereja
Dari kejauhan terlihat beberapa siswa menggunakan seragam olahraga biru asyik bermain, Senin (10/04).
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
Liputan Wartawan Tribun Manado, Valdy Suak
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Dari kejauhan terlihat beberapa siswa menggunakan seragam olahraga biru asyik bermain, Senin (10/4/2017).
Dengan nyanyian, mereka saling menepuk tangan satu dengan yang lain, raut wajah siswa SD ini terlihat sangat gembira.
Bukan di halaman sekolah, siswa dari SD Buyat ini bermain di lokasi Wisata pantai lakban, tepatnya di halaman masjid dan gereja yang dibangun tanpa tembok pemisah.
Lokasi tersebut menjadi lambang kerukunan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara.
Diawasi oleh seorang guru, para siswa ini dibiarkan bermain.
Bukan hanya kebetulan, sang guru sengaja mengajak siswanya bermain di lokasi tersebut dengan tujuan lain.
"Saya mengajak mereka main dan olahraga di masjid dan gereja agar mereka belajar toleran dan hidup rukun," ujar guru tersebut.
Menurutnya para siswa sudah sering bermain di lokasi itu.
"Dan mereka sudah mulai paham akan hidup rukun dan damai, dan diajarkan juga untuk bangga ada gereja dan masjid satu halaman di dekat desa mereka," akunya.
Semakin dekat tampak dua orang siswi yang paling aktif bermain.
Keduanya selalu bergandengan tangan.
Ayin Paputungan yang beragama islam dan Kayla Mamahit beragama kristen rupanya sudah banyak belajar dari lambang kerukunan tersebut.
Dua siswi yang masih polos ini menjawab secara spontan saat ditanyai apa itu kerukunan dan toleransi.
"Kalau saya kan kristen harus berteman baik sama Ayin yang muslim karena kita semua sama," ujar Keyla.