Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lihat Pusaran Hitam di Langit, Opa Herman Langsung Lari

Angin puting beliung kembali mengamuk di Minahasa. Ada 17 di Jaga II, Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Masyarakat desa Touliang Oki Kecamatan Eris khususnya yang berada di jaga 2 dikejutkan dengan munculnya angin putik beliung, Jumat (7/4) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Angin puting beliung kembali mengamuk di Minahasa. Ada 17 di Jaga II, Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris diobrak-abrik angin kencang, Jumat (7/4), pukul 13.00 Wita.

"Saya dengar seperti mesin perahu. Saya keluar dan melihat pusaran angin besar sudah mendekat di tempat tinggal kami," ujar Grace Lumenta-Lombonua.

Ia menjelaskan, saat kejadian, hanya dia dan anak perempuan yang berusia lima tahun berada di rumah. "Saya langsung ambil anak saya dan ke rumah sebelah, baru sampai di sebelah, seng rumah kami sudah jatuh," ujar dia.

Angin kemudian bergerak menyerong ke kiri dan menghantam beberapa rumah lain termasuk rumah milik keluarga Mateos-Manengkey. "Saya dan suami ada di rumah dan tidak keluar, namun saat lihat ke atas seng sudah tidak ada," ujar Altje Manegkey.

Sekarang ia langsung berbenah dengan memasang seng yang tersapu angin. "Harus cepat bikin, soalnya ini rumah tidur kami," ujar dia.

Paling parah angin puting beliung menghantam rumah panggung milik keluarga Laluan-Rau. "Saat menutup tanaman dengan seng, saya dengar di belakang suara keras dan terasa angin keras," jelas Herman Laluan.
Ketika menoleh ke bagian belakang, ia melihat pusaran agak kehitaman besar.

"Saya langsung masuk di kamar bawah karena istri kurang sehat. Saya angkat dan bawa di sebelah, saat keluar itu terasa kami juga akan terbawa angin," jelasnya. Selain istrinya ia juga membawa cucunya.

Dapur rumahnya hancur total, juga atap rumahnya terbawa angin semuanya tidak tersisa lagi, akibatnya semua barang di lantai atas basah, juga di lantai bawah.

"Terpenting semua selamat, selanjutnya nanti dipikirkan untuk tindakan selanjutnya," jelas dia. Sementara waktu ia dan keluarga tinggal di rumah tetangga.

Total di Touliang Oki ada 17 rumah yang terkena puting beliung, termasuk rumah Jeane Pakasi hukum tua sekligus kantor desa Touling Oki. Lima di antaranya masuk dalam rusak berat.

"Saya, dan suami berada di dapur sementara makan, tiba-tiba terdengar suara keras, saat kami lihat ternyata tiang rumah milik warga yang terbawa angin puting beliung menghantam ruangan tengah sampai tembus," ujar dia.

Warga berharap agar pemerintah bisa memberikan bantuan berupa seng dan kayu untuk membangun kembali atap rumah mereka yang tersapu.

Mendapatkan informasi itu, BPBD Minahasa dan Dinas Sosial Minahasa langsung menuju ke lokasi untuk membawa bantuan dan melakukan pendataan.

Bantuan yang dibawa diantaranya berupa selimut, tenda, bahan makanan, matras, dan beberapa bantuan lainnya.

"Kami memberikan bantuan darurat dan untuk bantuan fisik nanti akan menyusul, terpenting datanya sudah masuk," ujar Arthur Lontaan, Kasi Kedaruratan BPBD Minahasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved