Uni Eropa dan UNDP Kepicut Potensi Pariwisata Sulut
Satu lagi pihak yang kepincut dengan potensi sektor pariwisata yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO-Satu lagi pihak yang kepincut dengan potensi sektor pariwisata yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.
Adalah United Nation Development Program (UNDP), Selasa (4/4) kemarin dibawah pimpinan Christopher Bahuet Direktur UNDP serta Duta Besar Delegasi Uni Erooa untuk Indonesia dan Brunai Darusalam menyambangi ruang kerja Gubernur Sulut.
"Momentum ini kami pergunakan menjelaskan mengenai pesona pariwisata Bumi Nyiur Melambai," kata Olly Dondokambey Gubernur Sulut usai menerima rombongan di ruang kerjanya.
Kata Olly dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakbraban pihak UNDP menanyakan tentang rencana pembangunan infrastructure untuk menunjang pariwisata Di Sulut.
"Saya sampaikan kepada mereka untuk infrastruktur harus berimbang dengan perlindungan lingkungan dan membangun sambil terus menjaga alam," jelasnya.
Dihapan rombongan yang menggenakan pakaian jas, Olly sedikit merendah terkait potensi pariwisata di Sulut yang tidak masuk dalam 10 destinasi Pariwisata daerah, namun Sulut mendapat perhatian khusus pemerintah pusat terkait peningkatan jumlah turis yang mencapai angka 1.000 persen.
"Kondisi ini tak lepas dari sangat strategisnya letak geografis daerah Sulut yang berada sangat dekat dengan Asia Timur, sehingga bisa menyerap turis China, Korea dan Japan," kata dia.
Pihak uni Eropa dan UNDP, kata Olly juga menyatakan ketertarikanya terhadap alam di Sulut dan berniat mengadakan proyek untuk reservation alam. Dalam pertemuan yang berlangsung tak lama Olly didampingiKetua DPRD Sulut Andrie Angkouw, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito dan Sekertaris daerah Edwin Silangen MM.(crz)