Cina dan Denmark Bersaing Rebut 'Hati' Pemprov Sulut
Dua Negera masing-masing Cina dan Denmark tengah bakal bersaing merebut 'hati' pemerintah Provinsi Sulut
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Dua Negera masing-masing Cina dan Denmark tengah bakal bersaing merebut 'hati' pemerintah Provinsi Sulut untuk dipilih bekerja sama dalam pengelolaan sampah sampah.
"Kerjasama ini nantinya ada hubungannya dengan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah regional yang akan kami bangun di lahan milil Pemda di daerah Pandu," jelas Steven di ruang kerjanya Kamis kemarin.
Untuk menggoalkan kerjasama tersebut pihak Denmark akan bantu fasilitasi pendanaanya, begitu juga dengan negara Cina yang sudah mengajukan penawaran kerjasama. "Tinggal dilihat mana yang efektif antara Cina atau Denmark," tambahnya.
TPA regional yang nantinya akan dibangun lewat kerjasama antara Denmark atau Cina akan meliputi Kota Manado, Kota Bitung dan Kabupaten Minut plus Tomohon dn Minahasa. Wagub bakal memenuhi undangan dan dubes Denmark bertolak ke Denmark guna memastikan kerjasama itu. "Pengelolaan sampah nanti akan dibicarakan. Akan dilakukan secara keroyokan, karena untuk yang ada saat ini tidak sampai target equily room, breakiven point dan nilai ekonomisnya harus 1.000 ton per hari sehingga di butuhkan TPA Regional empat daerah yang dapat di Indonesia satu diantarnya Sulut," kata dia.
Di Denmark wagub bakal melihat langsung daya tahannya dan efisiensinya mana yang lebih mantap. "Baik Cina dan Denmark saling klaim lebih murah," tambahnya. Sebelumnya Gubernur Olly Dondokambey mengatakan Denmark akan memperlihatkan cara pengelolaan sampah yang teknologinya sangat baik.
"Selain itu pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan di Denmark pak wakil akan diperlihatkan pembangkit listrik tenaga surya, serta kerjasama lainnya seperti perikanan dan pariwisata," Olly menandaskan.(crz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/olly-dondokambey_20170104_204346.jpg)