Bahu Abdul Bocor Ditikam Badik
Abdul Hair Supir mikro yang tinggal di Kecamatan Singkil Kota Manado harus dilarikan ke Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang
Penulis: Nielton Durado | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Abdul Hair Supir mikro yang tinggal di Kecamatan Singkil Kota Manado harus dilarikan ke Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang, Senin (20/3) dinihari tadi akibat bahu kanan dan tangannya yang ditebas oleh DK (21) dan AI (23) warga Kecamatan Singkil.
Dari informasi yang diperoleh di Polsek Tuminting, permasalahan ini berawal ketika pacar korban datang dan memukul saudari dari salah satu tersangka di Kecamatan Singkil.
Akibat kejadian tersebut, kedua tersangka lalu mencari pacar dari korban hingga ke jalan Hassanudin tepatnya di depan salon Ongki Kecamatan Tuminting.
Sampai didepan salon, kedua tersangka tak berhasil menemukan pacar korban. Akan tetapi, DK justru melihat korban yang sedang nongkrong di depan salon.
Kedua tersangka lantas pergi dan menanyakan keberadaan pacar korban. Namun korban menolak untuk memberitahukannya.
Akibatnya, DK lantas mencabut pisau badik yang diselipkan dipinggang miliknya dan menikam korban.
Tikaman pertama korban berhasil menghindar, akan tetapi ketika korban menghindar ia terjatuh. Sehingga DK pun menikamnya dibahu kanan.
Setelah menikam, korban pun ditebas oleh tersangka AI namun berhasil ditangkis oleh korban sehingga merobek tangan kanannya.
Melihat korban sudah tak berdaya kedua tersangka lalu melarikan diri. Mendapatkan laporan warga, Polsek Tuminting pun menengarah ke TKP dan membawa korban ke rumah sakit.
Tak lama setelah itu, Anggota Polsek Tuminting yang bekerjasama dengan Polsek Singkil berhasil menangkap kedua tersangka di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan.
Kedua tersangka pun langsung dibawa ke Polresta Manado bersama satu buah pisau badik dan satu buah parang.
Kapolsek Tuminting AKP Temmy Toni mengatakan bahwa saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Polsek Tuminting.
"Keduanya akan kami proses berdasarkan kejahatan yang mereka lakukan," tandasnya. (Nie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pisau-berdarah_20161206_163609.jpg)