Steve Kappel Minta Hibah ke Investor
Progres proyek prioritas Nasional dan daerah terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi Sulut.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Progres proyek prioritas Nasional dan daerah terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi Sulut.
Diantaranya Kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata di Likupang Minut telah dirapatkan dengan Dinas Kehutanan mengenai desain untuk jalan lingkarnya sampai titik koordinat bukaan jalan.
"Trase yang akan dilalui dimana saja akan ditentukan kemudian penentuan bukaan karena konturnya menanjak dan menurun sehingga bukaannya makin besar," jelas Steve Kappel Kepala Dinas PUPR usai mengikuti rapat di Dinas Kehutanan, Selasa (14/3).
Progres lainnya pihaknya tengah melakukan study amdal akan selesai dikerjakan tahun ini, kemudian akan masuk alokasi anggaran untuk running fisik pekerjaan. Adapun kondisi saat ini masih terus dilakukan inventarisir lahan dan trase mana yang kena lahan HGU. "Kalau ada kena lahan milik investor kami minta untuk hibah karena akan dibangun jalan lingkar," tambahnya.
Untuk proyek prioritas Nasional beberapa diantaranya adalah insitaif awal pemprov Sulut yaitu KEK dan jalan Tol yang saat ini tengah dalam proses pembebasan dan fisik.
"Nah sambil jalan itu, ada Proyek Manado Auto Ringroad (MOR) 3 merupakan proyek penunjang prioritas insiatif, kami siapkan desain awal hinggga sosialisasi kepada warga pemilik lahan dan penetapan lokasi pengerjaan," urainya. Dalam hal pembebasan lahan nantinya akan dihandle oleh Dinas permukiman.
Untuk pematokan leber jalan yang kena trase proses ukur sedang berjalan sambil dilakukan pengukuran ulang oleh BPN. Setelah itu proses penetapan lokasi baru pembyaran tanah. "Target tahun ada pembayaran pembebasan tanah disepanjang titik yang akan dilalui MOR 3," pungkasnya.
Terpisah dalam beberapa kesempatan wawancara Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan untuk KEK Pariwisata di Likupang Minut sudah ada presentase oleh pihak investor dari Australia.
"KEK Pariwisata nantinya akan berdiri diatas lahan HGU berupa lahan PTP 13 sebagai pengelola HGU waktu yang sudah tidak produktif selama hampir 20 tahun," jelas Olly. Untuk jalan tol Manado Bitung di segmen pertama tinggal kuburan akan dipindahkan. "Setelah semuanya beres pasti akan lancar," tambahnya.
Mengenai segmen IV yang ada di Kota Bitung bermasalah, tim pembebasan lahan serta BPN sudah melakukan rapat dengan wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, dan pemprov Sulut sangat tegas akan ini. "Kalau ada yang tidak mau bekerjasama dalam menyelesaikan proyek ini akan diganti semua personilnya," tegasnya.(crz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bawah-laut-bahoi_20150829_101913.jpg)