Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kakak Hibur Adiknya yang Sakit Kanker. 'Aku di Sini Semuanya Akan Baik-baik Saja'

Ketika ada yang sakit, biasanya orang terdekat akan memberikan semangat dan penghiburan agar tetap kuat.

Penulis: | Editor:
Sheryl Blanksby
kakak hibur adik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketika ada yang sakit, biasanya orang terdekat akan memberikan semangat dan penghiburan agar tetap kuat.

Momen itulah yang ditangkap oleh sang ibu saat melihat dua putranya ketika William, putranya yang berusia tiga tahun mencoba menghibur adiknya Thomas yang berusia empat bulan.

Dikutip dari laman Metro.co.uk, Jumat (10/3), saat itu alarm berbunyi. Ibu mereka mengira pasti akan terjadi kekacauan saat kedua putranya mendengar alarm tersebut.

Tapi saat dia pergi ke kamar, yang dilihatnya justru momen yang memilukan. William mencoba menghibur sang adik yang menderita kanker stadium akhir.

"Kakakmu ada di sini. Semuanya akan baik-baik saja," ucap William kepada sang adik.

Ibu mereka, Sheryl Blanksby, kemudian berbagi momen tersebut di Instagram.

Dia dan suaminya Jon ingin menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan Thomas sebelum kanker yang ditemukan di perutnya, merenggut kehidupan Thomas.

Sheryl yang berasal dari Australia Barat mengatakan, mengingat kembali kejadian ini. Saat itu mereka sedang berlibur. Dia sedang bersiap-siap di kamar mandi dan suaminya berada di dapur.

"Anak-anak tenang, terutama si William yang sudah prasekolah. Anda tahu kan aturannya kapan kalau anak-anak tenang," katanya.

Saat dia berjingkat ke lounge dengan kamera untuk merekam apa yang dilakukan kedua saudara ini. Dia mengira kalau bayinya sudah dilumuri Nutella oleh sang kakak tetapi yang dilihatnya sungguh diluar dugaan.

"Si kakak memberitahu adik bayinya kalau Kuya (kakak) di sini. Semuanya akan baik-baik saja," tuturnya.

Sheryl menambahkan, dia tidak tahu berapa dia akan ditinggalkan oleh anak bayinya itu. Kata dia, ada air marta dan rasa sakit yang besar ketika kehilangan seseorang yang sangat dicintai.

"Kami terus merekam William dan adiknya. Dia terus mencium adiknya. Kami sebagai keluarga mencoba berusaha sebaik mungkin untuk kesembuhan Thomas, tapi sepertinya ini adalah hal yang sangat sulit," kata Sheryl.

Thomas memiliki tumor rhabdoid ganas yang merupakan bentuk yang sangat langka dan agresif dari kanker. Usia rata-rata diagnosis adalah 15 bulan. (metro.co.uk)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved