Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wagub Sulut: Banyak ASN 'Kontraktor'

Memiliki rumah menjadi dambaan semua orang tidak terkecuali bagi aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Sulut.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Memiliki rumah menjadi dambaan semua orang tidak terkecuali bagi aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Sulut.

Bak gayung bersambut Steven Kandouw wakil Gubernur Sulut mengikuti sosialisasi perumahan untuk ASN di Kementrian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) pada Selasa kemarin, dan pihak pemprov Sulut meresponsnya dengan baik.

"Pak Gubernur Sulut ingin pihak ketiga yang bangun rumahnya, nanti pemerintah yang fasilitasi lewat Krdit usaha rakyat (KUR) di Bank Sulutggo," jelas Steven Kamis (2/3).

Menurut wagub ASN yang ada sekarang hingga pensiun hanya mampu kontrak rumah alias 'kontraktor' sehingga kondisi ini sangat oronis jika dibiarkan, padahal dalam gaji mereka ada potongan untuk perumahan. "Banyak ASN yang 'kontraktor' sudah bukan rahasia umum lagi, sehingga ini sedang dibahas," tandasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Femmy Suluh berkata mengenai perumahan untuk ASN akan dipelajari dulu. "Kalau jumlah ASN yang belum ada rumah ada 2000 an. Tapi fasilitas dan bentuk bantuannya nantiakan diinfokan," kata Femmy.

Terpisah Rewur (52) seorang ASN mengaku hingga kini belum memiliki rumah sendiri. Diangkat dari honorer tahun 1991 dirinya sudah puluhan tahun mengabdikan diri. "Sekarang menumpang tinggal di bangunan rumah milik instansi pemerintahan bersama istri dan lima orang anak," kata Rewur.

Saat ditanyakan mengenai program perumahan untuk pegawai, Rewur memilih kukuh saja tinggal ditempatnya sekarang dengan konsekuensi siap angkat kaki jika suatu saat pemerintah akan gunakan bangunan tersebut. "Tak niat ambil perumahan karena posisi terjepit, lima sampai enam tahun lagi akan pensiun sementara pelunasan rumah harus selesai dalam lima tahun. Tak ada biayai untuk bayat cicilan rumah," tukasnya.

Bersama dengan keluarga Rewur sudah memiliki rencana saat pensiu kelak akan kembali ke kampung halaman di suatu desa di Minsel.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved