Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dishub Kota Manado Jaring 300 Kendaraan Umum

Dinas Perhubungan Kota Manado berhasil menjaring 300 lebih pelanggaran lalu lintas khususnya angkutan kota di Manado.

Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Andrew_Pattymahu
Mikrolet dilarang pakai kaca gelap 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Setelah menggelar operasi gabungan bersama Kepolisian dan TNI selama dua pekan lebih, Dinas Perhubungan Kota Manado berhasil menjaring 300 lebih pelanggaran lalu lintas khususnya angkutan kota di Manado. 

"Kami gelar operasi sejak tanggal 16 Februari sampai dengan 16 Maret 2017," ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Muhammad Sofyan berkata kepada Tribun Manado Kamis (2/2) di lapangan Tikala. 

Semua angkot yang tidak lengkap surat dan tidak layak khususnya angkot ceper langsung ditindak.

"Jika angkot ceper terjaring, tak segan-segan anggota langsung mengamankan kendaraan tersebut sampai pemilik merubah kembali angkot tersebut," kata Sofyan. 

Ia menambahkan, seharusnya angkot tidak di buat ceper karena menyusahkan sopir dan mengganggu kendaraan lain karena harus menghindari jalan yang rusak atau polisi tidur. "Sesuai standar tinggi angkot harus 18 cm dari aspal, jika tidak sesuai akan kami tindakan," terang Sofyan.

Ia meminta semua angkot di Kota Manado agar menunjukkan semua dokumen kelengkapan kendaraan dan mengecek kelayakan angkot, apalagi baru-baru ini satu unit angkot terbakar. 

Jumlah angkot yang terdaftar di Dinas Perhubungan sebanyak 2.509 angkot dengan 19 trayek dalam kota. "Kami juga akan tertipkan kendaraan yang tidak memiliki izin trayek serta angkot yang telah dimodifikasi menggunakan tua atau speaker yang keras," jelas Sofyan.

Sofyan menghimbau kepada semua sopir agar memperhatikan kelengkapan dan kelayakan kendaraan serta semua dokumen kendaraan selama berada di jalan. 

Saat ini operasi masih akan berlangsung sambil menunggu surat tugas dari Polda bersama petugas lalu lintas serta POM. "Mereka dilibatkan guna pendampingan dengan Dishub, bahkan petugas POM tak segan-segan menindak kendaraan yang memiliki atribut TNI atau Polri saat rasia berlangsung," tambah Kabid DLLAJ Donald Willar. (Kel) 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved