Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

12 Maret Wings Air Bisa Terbang ke Miangas

Sempat terkatung, penerbangan ke Miangas akhirnya bisa terwujud lewat proses yang dilakukan oleh Olly Dondokmabey-Steven Kandouw (OD-SK)

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Sempat terkatung, penerbangan ke Miangas akhirnya bisa terwujud lewat proses yang dilakukan oleh Olly Dondokmabey-Steven Kandouw (OD-SK) sebagai pemimpin Provinsi Sulut. Menurut GM Angkasa Pura I Nugroho Jati 12 Maret nanti, Wings Air diperbolehkan terbang dari Manado menuju Miangas melalui Melonguane.  

"Wings Air sudah resmi diijinkan terbang ke Miangas melalui transit Melonguane. Luar biasa, ini terwujud berkat komitmen Pak Presiden Jokowi dan Pak Wapres Jusuf Kalla dan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wagub Steven Kandouw, serta doa masyarakat Sulut," urai Jati.

Penerbangan tersebut belum seperti penerbangan konvesional di bandara pada umumnya, karena hanya sekali dalam seminggu. "Dengan dibukanya penerbangan ke Miangas akan percepat pembangunan di Miangas," jelas OD-SK melalui Dino Gobel koordinator Satgas Pariwisata Sulut.

Dino menanggapinya sebagai bukti komitmen duet OD-SK dalam mengentaskan kemiskinan. "Adanya akses penerbangan akan menjadikan wilayah perbatasan Miangas dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai gerbang terdepan utara Indonesia. Juga sebagai sentra penopang ekonomi perikanan dan pariwisata perbatasan," tandasnya.

Melalui rillis yang diterima Tribun Manadi Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip menyambut baik penerbangan ke Miangas. "Ini kebahagiaan tak terhingga. Pemerintah dan masyarakat akan memanfaatkan sebaik mungkin kemudahan ini," kata Manalip.

Sementara, 81 penerbangan dengan sistem charter (sewa) selanang Februari 2017 boyong turis Cina berwisata ke Manado. Menurur Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

"Saya optimis pasti akan terus meningkat melebihi 81 penerbangan dengan puluhan ribu turis asing," jelas Olly. Namun ironisnya menurut Olly hal itu tidak diimbangi dengan belum adanya direct flight atau penerbangan langsung.

"Semua penerbangan ke Manado adalah charter flight. Jadi jumlah penumpang yang ke Manado dan kembali ke China pasti sama. Nanti diharapkan ada penerbangan langsung," tukasnya.

EE Mangindaan anggota Komisi II DPR RI berjanji akan mencari solusi atas kendala tersebut. "Kami akan berusaha agar nantinya ada penerbangan langsung dari China ke Manado," ujar pria yang pernah menjabat menteri perhubungan dan gubernur Sulut.

Menurut Lape sapaannya, jika penerbangan dari China-Manado terealisasi, bukan tak mungkin lebih banyak lagi turis negara berpenduduk terbanyak dunia itu makin banyak yang doyan berlibur ke Sulut.

Kota Manado juga memiliki bandar udara internasional Sam Ratulangi sebagai northern hub, yang melayani 15 tujuan penerbangan domestik dan sembilan penerbangan internasional seperti Singapura dan delapan kota di Tiongkok (Chengdu, Chongqing, Guangzhou, Hong Kong, Wuhan, Nanchang, Changsha, dan Makau).(crz)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved