Pemkab Minut Antisipasi Krisis Pangan
Meminimalisir terjadinya rawan pangan di Kabupaten Minahasa Utara, pemerintah telah mensiasati akan kelangkangan pangan di Minut.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,AIRMADIDI - Meminimalisir terjadinya rawan pangan di Kabupaten Minahasa Utara, pemerintah telah mensiasati akan kelangkangan pangan di Minut.
Kepada Tribun Manado saat ditemui di lingkungan kantor Bupati. Selasa (28/2/2017), kepala dinas pangan, John Mantiri mengatakan Cadangan pangan yang ada saat ini 18 ton. " Di gudang saat ini baru 15 ton, akan ditambah 3 ton lagi," kata Mantiri.
Nantinya, cadangan pangan ini akan disalurkan pada daerah-daerah yang rawan pangan misalnya mengalami paceklik, musim panas, dan puso.
Ditanyakan penyaluran pangan kepada korban bencana di Minut. Mantiri mengatakan sebagian disalurkan kepada korban bencana. "Kalau bencana itu tidak semua disalurkan disitu, tupoksinya juga untuk rawan panen;" ujarnya.
Menurut dia, daerah yang rawan panen terjadi di kecamatan Likupang Timur dan Likupang Barat. "Beras kita pasok dari Kotamobagu dan juga Minahasa serta daerah lainnya," tuturnya.
Di Minut, menurut dia banyak memproduksi pangan selain beras. Seperti umbi-umbian merupakan penghasil pangan cukup di Minut.(fer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/john-mantiri_20170228_223232.jpg)