OMK Lembean Adakan Rekoleksi dan Kaderisasi
Gelak tawa sering terdengar dari sebuah ruangan di Wisma Lorenzo Lotta, Sabtu (25/2). Di ruangan itu, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Paulus
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Gelak tawa sering terdengar dari sebuah ruangan di Wisma Lorenzo Lotta, Sabtu (25/2). Di ruangan itu, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Paulus Lembean menerima materi Rekoleksi dan Kaderisasi tentang "Public Speaking" dari Iwan Lalamentik, Katekis Keuskupan Manado.
Iwan dengan gayanya yang khas mengocok perut para peserta. Berulangkali gerak-gerik, kata-kata dan mimik wajahnya membuat peserta tidak bisa menahan tawa.
Pada kesempatan itu, ia meminta peserta mengenal pembicara, ruangan, bahan dan mengenal diri. Untuk persiapan mental, kata Iwan, pembicara harus tersenyum.
"Jangan takut. Takut itu datang dari diri sendiri," ujarnya.
Ia mengatakan persiapan fisik juga diperlukan. Badan harus sehat dan fit.
Pada kesempatan lain, ia mengingatkan soal body language yang otimal. Pola alur atau pendekatan saat sambutan harus diperhatikan.
Iwan lalu mencontohkan pendekatan dulu-sekarang-mendatang. Ia meminta Vanesa, seorang peserta untuk memeragakan.
Lfdsagi-lagi, Iwan mengundang tawa. Ia selalu "menjahili" Vanesa yang tampak malu-malu berdiri di depan.
Selain public speaking, OMK Lembean mendapatkan materi-materi lain. Mereka mendapatkan materi "Saulus menjadi Paulus", "Sosialiasi APP", "OMK di dunia kewirausahaan", "Bangga Menjadi Katolik", "Doa dan Renungan"
Sabtu (25/2) malam itu dibuat juga "Mercy Night" (Malam Belas Kasih). Materi diberikan oleh Iwan dan beberapa pemateri lain seperti Piet Luntungan, dan (dma)
