Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ratusan Perawat dan Mahasiswa Ikut Seminar Nasional Keperawatan

Ratusan perawat dan mahasiswa keperawatan se provinsi Sulut memadati Ruang Mapaluse kantor Gubernur Kamis kemarin mengikuti Seminas Nasional Keperawat

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
net
ilustrasi perawat 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Ratusan perawat dan mahasiswa keperawatan se provinsi Sulut memadati Ruang Mapaluse kantor Gubernur Sulut  mengikuti Seminar Nasional Keperawatan.

Menurut Arthur Lapian panitia pelaksanan Seminar ini digelar oleh persatuan perawat Nasional Indonesia Provinsi Sulut dengan mengambil tema membangun karakter perawat profesional menunju Sulut Sehat.

"Seminar ini sangat baik dan positif bagi kita, sebagai tenaga keperawatan. Karena update ilmu keperawatan dapat selalu diketahui," kata Rosa perawat di Rumah Sakit umum Manembo-Nembo Bitung, Kemarin.

Seminar serupa diharapkan digelar sebulan dengan pembicara yang berkompeten. dr Debbie Kalalo Kadis Kesehatan Daerah provinsi Sulut satu diantara pembicara dalam seminar kemarin mengambil topik peran perawat dalam menyehatkan masyarakat Sulut.

"Untuk mewujudkan itu menjadi tugas kita bersama bukan hanya PPNI (Persatuan perawat Nasional Indonesia)," kata Debbie. Dia berharap para perawat harus mampu bersaing dengan tenaga kesehatan diluar wilayah Indonesia, dengan meningkatkan peran dan kompetensi serta profesional. "Tanpa masyarakat kita tidak bisa apa-apa mereka adalah subjek dalam pelayanan kesehatan dulunya hanya sebagai objek," tambahnya.

Dalam misi Dinas Kesehatan adalah mengacu pada standart pelayanan minimal namun pada kenyataannya harus bekerja dengan standart yang maksimal. Saat ini Provinsi Sulut masuk tiga besar dibawah Jogya dan DKI dalam program perhatian terhadap para lanjut usia yang populasinya semakin banyak.

"Harus membuat mereka sehat dan berkualitas," tambahnya. Ketua umum PPNI Harif Fadhillah membawakan materi tentang bangun citra perawat profesional sebagai profesi mulia. "Kita terlanjur jadi perawat di Indonesia, ini adalah profesi yang mulai dan luhur sehingga kemana pun dan bagaimana pun melakukan praktek tunjukan profesionalisme kita," kata Harif. 

Selain dua pembicara diatas, Prof Dr AJP Veerman juga membawakan materi tentang update perawat kanker pada anak.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved