Warga Manado Tua Minta Genset
Berbagai keluhan dari masyarakat dilontarkan kepada Perusahan Listrik Negara (PLN) Area Manado.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Berbagai keluhan dari masyarakat dilontarkan kepada Perusahan Listrik Negara (PLN) Area Manado. Masalah pemadaman paling dominan kemudian biaya penggunaan listrik pintar lebih mahal dari listrik manual hingga permintaan ketersediaan pasokan listrik di wilayah Kepulauwan.
"Di Manado Tua listrik hanya menyaka dari pukul 6 sore sampai 6 pagi. Sisa sepanjang siang hari kami pakai genset dengan daya 140 KW," kara Jost Tuilang kepala Kelurahan Manado Tua saat sosialisasi Kebijakan Subsidi Listrik Tepat Sasaran dan Mekanisme Pengaduan, di ruang Tumbelaka kantor Gubernur Sulut Selasa (14/2).
Dihadapan seluruh lurah dan camat se Kota Manado, Jost meneruskan aspirasi warga yang sangat membutuhkan tambahan genset, agar kebutuhan listrik selain penerangan bisa ada. "Kalau listrik sudah tersedia di siang hari akantingkatkan perekonomian dan wawasan bertambah," tandasnya.
Berpindah ke Kurahan Dendengan Dalam kepala kelurahannya mengeluhkan biaya pemakaian listrik pintar lebih mahal ketimbang listrik biasa, di kantor lurah dengan pemakaian AC dan komputer. "Saat bayar di loket pembayaran terlihat bedanya lebih banyak bayar listrik pintar sehingha berkeinginan untuk kembali pakai listrik biasa," keluh Eva R Lurah Dendengan Dalam.
Dalam sosialisasi yang menhadirkan pembicara Ir M.S Lahida MSi Kepala Bidang Ketenaga Listrikan Dinas ESDM Provinsi Sulut, M Soffin Hadi Manager Niaga PLN Wilayah Suluttengo dan Paultje Mangundap Manager Area PLN Manado.
Mengenai keinginan warga pulau Manado Tua menurut Mangundap, sebelumnya pihaknya telah banyak menerima keluhan dan aspirasi serupa langsung oleh masyarakat yang datang langsung ke kantor area Manado.
"Kami sudah survey dan melakukan kajian untuk usulkan ke kantor Wilayah supaya bisa terealisasi," kata Paultje Mangundap manager PLN Area Manado.
Respons seperti ini seakana hanya seperti jualan kecap karena dalam realisasi sudah sekian lama tak kunjung terealisasi. Namun Mangundap tetap bersihkeras pihaknya akan terus menyampaikan kepada kantor PLN Wilayah Suluttenggo. "Untuk berapa lama akan dibahas supaya bisa percepat, karena soal waktu kami tidak bisa janji kapan," kata dia.
Menjawab keluhan dari lurah Dendengan Dalam, pihak PLN Area Manado akan teliti melihat dan ukur pemakaian apakah pembayaran wajar. Adapula keluhan membeli pulasa listrik senilai rp 100 ribu dalam pemakaiannya hanya rp 80 ribu dikarenakan ada pemotongan pajak penerangan jalan.
Pihak PLN Area Manado tak hentinya memohon maaf atas pemadaman yang kerat masih terjadi dikarenakan cuaca ekstrim. "Pemadaman dilakukan karena beberapa faktor mulai dari perbaikan jaringan dan pemeliharaan konstruksi, hingga gangguan," jelasnya. Untuk itulah dia meminta mencatat nomernya 081340021533 kepada masyarakat yang mendapat keluhan soal listrik.(crz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sosialisasi-kebijakan-subsidi-listrik_20170214_231847.jpg)