Tribun Manado TV
(VIDEO) Keterbatasan Fisik Tak Jadi Masalah bagi Gadis Ini untuk Berkarya
Kata demi kata hingga membentuk kalimat dan akhirnya menjadi paragraf tersusun rapi di atas kertas putih bagian dari suatu buku cerita fiksi.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Alexander Pattyranie
Laporan Wartawan Tribun Manado, Handhika Dawangi
TRBIUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Kata demi kata hingga membentuk kalimat dan akhirnya menjadi paragraf tersusun rapi di atas kertas putih bagian dari suatu buku cerita fiksi.
Tak ada yang curiga dengan penulisnya.
Sekilas tak ada yang aneh.
Tulisan yang disampaikan seakan membawa pembaca masuk ke dalam cerita.
Judul bukunya Standing Because of Love ditulis oleh Indah Tinumbia, Gadis 32 tahun asal Dusun Dua Rukun Tetangga Tujuh, Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara.
Baru pada halaman perkenalan tubuh seakan bergetar merinding.
Bukan ucapan terima kasih yang menggetarkan hati, tetapi betapa indahnya susunan kata demi kata seorang penulis yang punya keterbatasan fisik.
Tak banyak orang yang mampu menulis sebaik Indah.
Orang normal sekalipun.
Indah adalah anak pertama dari tiga bersaudara yang dibesarkan ibunda tercintanya Helmi Hasan (49).
Adik keduanya sudah menikah.
Hanya ia dan adiknya di bangku kelas tiga SMP yang masih tinggal bersama.
Pendengarannya baik.
Hanya kaki dan cara berbicaranya yang kurang baik.