Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PMI Manado Bantu Pencarian Dua Bocah Hilang

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado Prof Julyeta Lumentut Runtuwene mengunjungi lokasi hanyutnya tiga orang anak beberapa waktu lalu.

Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Andrew_Pattymahu
CHRISTIAN WAYONGKERE

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado Prof Julyeta Lumentut Runtuwene mengunjungi lokasi hanyutnya tiga orang anak beberapa waktu lalu, Kamis (9/2).

Meski ditengah kesibukkannya sebagai istri Walikota Manado dan juga sebagai Rektor Universitas Manado (Unima) di Tondano, namun sepertinya tak ingin melihat keluarga korban yang hilang di tepi pantai kawasan Mega Mas terus bersedih dan meratapi dua bocah laki-laki yang hingga saat ini belum ditemukan. 

Istri tercinta Wali Kota Vicky Lumentut datang memberikan dukungan doa dan moril bagi keluarga korban. Ia juga terlebih khusus datang memberikan bantuan biaya operasional (bahan bakar), hingga menyediakan stok makanan bagi puluhan Tim Gabungan yang bertugas mencari dua bocah hilang lainnya yakni Yohanis Pangemanan (12) dan Renold Kawulusan (10). 

Sedangkan korban bocah lainnya yang berhasil ditemukan namun sudah meninggal dunia, yakni Sandi Lamia (8) dan telah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan. 

Saat melakukan peninjauan lokasi, ibu Paula disela-sela pembicaraan dengan pimpinan operasi F Yahya dari BASARNAS dan Mayor M Purba (Danramil Karombasan) sebagai pimpinan posko, memberikan apresiasi kepada semua yang telah terlibat dalam upaya pencarian korban tenggelam tersebut. 

"Saya atas nama Ketua PMI Kota Manado dan atas Tim Penggerak PKK Kota Manado, memberi apresiasi kepada semua TIM SAR Gabungan, baik organisasi pemerintah maupun organisasi kemanusiaan swasta lainnya. Kiranya kita diberikan kekuatan selalu, dalam aksi kemanusiaan ini," ujar Paula. 

Sebagai Ketua PMI Kota Manado, kami akan upayakan dan membantu Tim SAR Gabungan. Untuk mendukung logistik dan kebutuhan Bahan Bakar, bagi perahu karet dan speedboat yang akan beroperasi selama masa pencarian. 

"Semua daya upaya, waktu dan pemberian diri dari semua relawan, adalah modal bahwa persatuan dan rasa kemanusiaan kita sangat tinggi. Biarlah kepedulian saudara - saudara menjadi tauladan bagi generasi muda lainnya. 

Kiranya waktu yang saudara saudara keluarkan, akan menjadi obat penghibur bagi keluarga korban. "Saya berharap, keluarga korban untuk terus berdoa agar dua bocah ini bisa ditemukan. Serta bagi Tim Gabungan untuk bisa menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan diri," pinta Paula yang turut didampingi Koordinator PMI Kota Manado Glendy Lumingkewas SH. (Kel) 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved